Investor Sarang Walet di Desa Palam Belum Kantongi Izin, DPRD Bangkep: Pembangunannya Harus Dihentikan Sementara!

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA – Lagi, Kelompok Petani Walet Desa Palam, Kecamatan Tinangkung Utara kembali menyuarakan aspirasi atau tuntutan mereka terkait dengan investor luar yang masuk berinvestasi membangun Sarang Walet di wilayah tersebut.

Aksi Kelompok Petani Walet itu merupakan aksi kali kedua dilakukan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, mereka mendatangi kantor bupati Bangkep. Kala itu mereka diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkep, Rusli Moidadi mewakili Pj Bupati Bangkep, Ihsan Basir.

Namun, upaya itu tidak berhasil. Apa yang menjadi aspirasi alias tuntutan mereka hingga saat ini tak terealisasi.

Tepatnya pada Kamis (27/10/2022), aksi serupa kembali dilakukan. Namun, kali ini mereka mendatangi gedung DPRD Bangkep.

Mereka diterima langsung Ketua DPRD Bangkep Rusdin Sinaling yang didampingi Wakil Ketua II DPRD Bangkep Eko Wahyudi dan anggota DPRD Bangkep lainnya.

Kunjungan Kelompok Petani Walet itu pun dilanjutkan dengan diskusi yang dilangsungkan di ruang Komisi I DPRD Bangkep.

Di ruangan itu pula terungkap beragam polemik sekaitan dengan pembangunan Sarang Walet yang dilaksanakan oleh investor luar tersebut.

Datangannya investor luar untuk menanam saham (sarang walet, red) di desa itu, dinilai mengganggu atau mengancam hasil bagi para petani walet yang ada di wilayah tersebut.

Pos terkait