Ini Kriteria Penerima BLT Dana Desa

BANGGAI RAYA- Masyarakat dalam waktu dekat segera menerima Bantua Langsung Tunai (BLT) senilai Rp600 ribu per kepala keluarga (KK) selama wabah Covid-19 berlangsung. Dana bantuan itu berasal dari dana desa. Namun, penerima bantuan itu harus memenuhi lima kriteria.

Lima kriteria itu, pertama, keluarga belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH)/bantuan pangan non-pangan. Kedua, keluarga miskin/prasejahtera. Ketiga, keluarga kehilangan mata pencaharian. Keempat, belum terdata penerima dana desa. Kelima, ada anggota keluarga yang rentan sakit kronis.

“Lima kriteria ini harus terpenuhi untuk menerima BLT dari dana desa,” ungkap Kepala Seksi Keuangan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai, Adrianto Bakari kepada Banggai Raya via whatsapp, Senin (20/4/2020).

Pendataan penerima BLT, akan dilakukan oleh tim relawan desa lawan covid yang sudah terbentuk dalam setiap desa di Kabupaten Banggai. “Pendataan dilakukan oleh relawan desa lawan covid, kemudian diverifikasi dan finalisasi dalam musyawarah desa khusus bersama BPD, pemerintah desa dan masyarakat,” jelasnya.

Karena aturan BLT belum lama dikeluarkan, maka harus dilakukan penyesuaian anggaran oleh setiap pemerintah desa. Sedangkan, desa yang sudah terlanjur menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tetap harus melakukan penyesuaian.

“Regulasinya baru keluar. Makanya ada desa yang masih sementara menyesuaikan anggaran BLT dalam APBDes nya serta ada juga desa yang sudah menetapkan APBDes dan telah disalurkan dana desa, tetapi waktu penetapannya belum keluar kebijakan BLT, maka harus menyesuaikan dengan program BLT dalam APBDes nya,” terang dia.

Berikut mekanisme pendataan penerima BLT. Diawali dengan relawan mendata keluarga di RT, RW dan desa. Berikutnya, musyawarah desa khusus memfalidasi dan finalisasi data. Lalu, kepala desa menandatangani legalitas dokumen pendataan. Kepala desa melaporkan kepada camat. Camat melaporkan kepada bupati/wali kota. Setelah semua berproses, maka dana tersebut baru dapat dicairkan.

Kegiatan BLT-dana desa dapat dilaksanakan paling lambat lima hari sejak data diterima kecamatan. SAH/*