IBI Selalu Tingkatkan Ketrampilan dan Kompetensi Bidan

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Ikatan Bidan Indonesai merupakan organisasi profresi satu-satunya yang mewadahi para bidan di Indonesia dan berupaya untuk menjaga mutu serta meningkatkan ketrampilan dan kompetensi para anggota. Bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan strategis yang memberikan tugas dan fungsi pelayanan kebidanan untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak khususnya kesehatan reproduksi perempuan dan tumbuh kembang bayi dan balita.

Demikian disampaikan Ketua IBI Kabupaten Banggai, Rampia Laamiri saat membacakan laporan panitia di acara pelatihan Midwifery Update yang dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2020, di Hotel Kota, Luwuk.

Pengawasan kesehatan ibu sebelum hamil kata dia, sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan. Demikian juga pengawasan kehamilan dan persiapan kelahiran serta kesiapan menjadi orang tua merupakan bagian yang sangat penting menjadi perhatian seorang bidan.

Di samping itu bidan sebagai mitra perempuan dan menjadi role model bagi keluarga, oleh Karen itu kesiapan bidan untuk memberikan pelayanan kebidanan berkualitas menjadi kebutuhan yang sangat mendasar.

BACA JUGA: MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

“Bidan yang menjalankan praktik dan/atau pekerjaan keprofesiannya harus kompeten yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi atau sertifikat profesi sesuai dengan UU No. 36 tahun 2014, pasal 46 bahwa setiap tenaga kesehatan yang praktik harus memiliki izin. Demikian juga bidan yang akan menjalankan profesinya. Untuk mendapatkan SIPB salah satu syaratnya adalah memiliki STR yang berlaku,” katanya.

BACA JUGA: Kenali Fakta Infeksi Virus Corona

Kebijakan PP IBI untuk resertifikasi dilakukan melalui penilaian portopolio yaitu selama 5 tahun harus mendapatkan 25 kredit profesi, 2 kredit profesi diantaranya diperoleh melalui Midwifery Update yang diselenggarakan oleh organisasi profesi. JAD

Pos terkait