HUT Banggai Ke-60, Membangun Banggai Dengan Budaya & Kearifan Lokal

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Senin 8 Juli 2020, merupakan hari bersejarah bagi segenap warga masyarakat Kabupaten Banggai. Sebab, daerah di ujung Timur Sulawesi Tengah ini genap berusia 60 tahun. Dalam usia yang terus bertambah, Kabupaten Banggai menunjukan perubahan dan berkembang seperti daerah-daerah lain di Indonesia.

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Banggai ke-60 jatuh pada Senin (8/7/2019) kemarin. Upacara bendera merupakan rangkaian awal dari peringatan HUT Kabupaten Banggai tersebut. Upacara bendera dilaksanakan di halaman depan Kantor Bupati Banggai.

Sejumlah perwakilan pejabat turut hadir dalam upacara tersebut, diantaranya Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Faisal Mang, Bupati Banggai Kepulauan, Rais D Adam, pimpinan organisasi vertikal, Farhat Abas , pimpinan OPD, Asisten, Staf Ahli, serta ASN lingkup Pemda Banggai.

Bupati Banggai Herwin Yatim selaku inspektur upacara mengawali sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi setinggi tingginya kepada para pemimpin daerah sebelumnya, orang tua terdahulu pendiri Kabupaten Banggai, pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, aalim ulama, aparatur pemerintah, tokoh pemuda, cendekiawan, para pelajar serta seluruh elemen masyarakat.

Herwin mengungkapkan, Kabupaten Banggai adalah negeri yang kita cinta, negeri yang dianugerahi sumber daya alam yang melimpah, negeri yang memiliki keanekaragaman budaya, suku dan bahasa, negeri dimana masyarakatnya hidup secara harmonis dan penuh toleransi. Negeri yang memberikan keleluasaan bagi masyarakatnya untuk mengabdi, dengan penuh dedikasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan daerah, negeri yang amanah ditopang oleh budaya sebagai inti dan jati diri daerah sesuai dengan tema HUT Banggai ke 60 Membangun Kabupaten Banggai Dengan Budaya dan Karifan Lokal Menyongsong Kenormalan Baru.

Herwin menjelaskan, dengan memperingati HUT ke 60, pemerintah daerah berupaya mendesain atau merancang sebuah formula masa depan berlandaskan realita dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu.

“Tentu saja, kita wajib beryukur dengan menjadikan hari kelahiran Kabupaten Banggai sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik-detik perjuangan kehidupan daerah ini dengan karya dan prestasi, kerja-kerja produktif demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan lebih baik,” jelas Herwin.

Lebih jauh Herwin menambahkan, sejarah mencatat Kabupaten Banggai telah menjadi pusat kejayaan dan kebesaran kerajaan Banggai, dan kita berharap warisan kejayaan Banggai ini mampu meningkatkan semangat dan daya juang kita bersama dalam membangun Kabupaten Banggai menjadi wilayah yang disegani dan semakin maju.

“Mari kita terus berusaha menjadikan Kabupaten Banggai sebagai kebanggaan masyarakat. Dan pada momentum ini mari kita bermuhasabah, merekonstruksi mana hal-hal yang perlu kita pertahankan, serta mana hal-hal yang perlu diperbaiki. Untuk itu, mari kita bergandengan tangan dalam harmoni yang seirama dan saling menguatkan satu sama lain, karena kebersamaan adalah kekuatan kita,” tuturnya.

Herwin mangatakan, fokus pemerintah daerah saat ini adalah mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang meningkat, sehingga akan memberi dampak pemicu bagi perkembangan daerah di wilayah ini. Selain itu, memanfaatkan potensi sumber daya alam dan komoditas unggulan daerah termasuk pertanian dan kemaritiman, membangun infrastruktur untuk menopang aktivitas ekonomi dan pariwisata serta melakukan pembenahan birokrasi, yang semua dilaksanakan dalam kerangka kearifan lokal dan budaya.

“Di usia kepemimpinan kami selaku Bupati dan Wakil Bupati, telah berupaya untuk melakukan kerja nyata dalam memgemban amanah rakyat. Kerja cepat, kerja tuntas dan ikhlas telah kami upayakan untuk melaksanakan tujuan dan kebijakan pembangunan yang telah kami rencanakan sampai saat ini mampu melahirkan lebih dari 200 inovasi yang telah membuktikan capaian prestasi di tingkat Nasional,” tuturnya.

Prestasi itu diantaranya nilai laporan evaluasi Sakip oleh Kementerian PANRB, Kabupaten Banggai di tahun 2017 mendapatkan nilai 70,03 dengan BB, tahun 2018 mendapatkan nilai 73,45 dengan BB. “Dan Ahamdulilah di tahun 2019 Kabupaten yang kita cintai ini mendapat nilai nyaris sempurna yakni 99,14 atau dengan predikat A. Pemerintah Kabupaten Banggai menjadi satu dari enam daerah yang mendapatkan predikat A,” ungkap Herwin

Selanjutnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun anggaran 2012-2019 dan mendapat plakat oleh Kementerian Keuangan RI. Rencana aksi Korsupgah wilayah sulawesi Tengah mencapai 74 persen. Inagara Award tahun 2018, Inovative Goverment Award (IGA) tahun 2018 dari Kementerian Dalam Negeri. Peringkat pertama penghargaan perencanaan pembangunan Sulawesi Tengah, Nominasi 14 besar perencanaan terbaik nasional. Piala Adupra tahun 2017-208, Top 99 Sinovik Kemenpan RB tahun 2019 untuk program Pinasa.

“Inovasi gerakan moral Pinasa terpilih sebagai 11 inovasi di seluruh kementerian, lembaga, pemprov dan pemda seluruh Indonesia yang akan dipertandingkan pada kompetisi inovasi tingkat internasional UNPSA di New York Amerika Serikat,” kata Herwin

Disektor birokrasi, pemerintah daerah telah melaksanakan pengelola kepegawaian terbaik yang dinilai oleh BKN RI. Hal ini ditopang dari inovasi layanan kepegawaian secara terpadu dengan Kanreg IV BKN Makassar, antara lain penetapan NIP, penetapan kenaikan pangkat dan penetapan pensiun CPNS, semuanya dilaksanakan di Kabupaten Banggai sehingga menjadi percontohan.

Kabupaten Banggai juga telah meluncurkan ekspor langsung ke luar negeri berupa komoditi kelautan dan sektor UKM, tenun batik nambo dengan meningkatkan produksi serta melakukan promosi hingga ke luar negeri. Kini tenunan Nambo dengan berbagai coraknya telah dikenal di kancah nasional hingga mancanegara.

Memaknai perjalanan sejarah tentu dengan membuka kembali lembaran awal, ketika sebuah pemerintahan dan pembangunan dilaksanakan ibarat dua mata sisi dari satu mata uang yang sama. “Artinya, tujuan utama dari pemerintahan adalah menyelenggarakan pembangunan, begitu juga pembangunan tak bisa dilaksanakan tanpa adanya pemerintahan yang kuat,” katanya.

Diakhir sambutan, Herwin mengajak seluruh peserta upacara untuk mengirimkan doa kepada para memimpin dan pejuang dari Kabupaten Banggai. NAL

Pos terkait