Hindari Sengketa, Camat Tinangkung Minta Kades Teliti Asal Usul Tanah Sebelum Keluarkan SKPT

  • Whatsapp
ABADIKAN momen usai tapat pemetaan potensi kasus tanah yang dilaksanakan Kantor Pertanahan Bangkep.

BANGGAI RAYA- Camat Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Umara Pundeng Ali, S.Pd. SH., MH., meminta kepada seluruh kepala desa di wilayah kerjanya, agar selalu meneliti dengan baik asal usul tanah sebelum mengeluarkan surat keterangan penguasaan tanah SKPT. Ini dilakukan sebagai upaya agar nantinya tidak terjadi sengketa tanah.

Hal itu disampaikan Camat Umara Pundeng Ali saat Rapat Pemetaan potensi Kasus Pertanahan yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Bangkep, Jumat (12/11/2021).

Bacaan Lainnya

suasana rapat pemetaan potensi kasus tanah. FOTO: ISTIMEWA

Rapat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Bangkep, Mardanto S.SiP dan hadir Kabid Pertanahan, serta para Kades dan lurah yang ada di Kecamatan Tinangkung.

Camat Umara dengan tegas, menyampaikan bahwa salah satu  penyebab timbulnya  permasalahan tanah atau sengketa ini karena kurang telitinya kepala desa dalam menerbitkan SKP. Akibatnya muncul perselisihan batas tanah, pengusaan tumpang tindih dalam satu obyek tanah serta permasalahan ketidak puasan ahli waris atas munculnya SKPT dimaksud.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Bangkep, MardiantoS.SiT., mengatakan, rapat ini sangat penting untuk pemetaan potensi kasus pertanahan. Dan ini sebagai tidaklanjut dari Peraturan Menteri ATR/BPN NO 21 Tahun 2020 tentang penanganan dan penyelesaian kasus pertanahan.

Rapat yang membahas kasus kasus pertanahan dengan mengkaji masalah dan akar masalah serta tipologi kasus yang sering terjadi di desa diharap dapat memberikan gambaran unutuk penyelesaiannya serta mencegah terjadinya ksaus tanah.

Setelah ini kata Mardianto, akan ada rapat lanjutan  khusus tentang bagaimana mencegah terjadinya kasus tanah dengan menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut Bangkep. (*)

Pos terkait