Harga Beras di Pasar Bunta & Lobu Merangkak Naik

HASIL PENINJAUAN KOMISI II

BANGGAI RAYA – Harga beras di Pasar Tradisional Kecamatan Bunta dan Kecamatan Lobu merangkak naik. Per kilogram tembus hingga Rp13 ribu. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II, DPRD Banggai, Sukri Djalumang kepada Banggai Raya, Rabu pekan kemarin.

“Ya, hasil peninjaun kami beberapa waktu lalu. Beberapa jenis sembalo di Pasar Bunta dan Lobu mengalami kenaikan. Misalnya beras sudah mencapai Rp13 ribu,” kata politisi Nasdem itu di ruang kerjanya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Banggai Sebut Luwuk so Kotor

Selain beras lanjut dia jelaskan, juga ada harga jenis sembako lainnya yang mengalami kenaikan. Seperti halnhya Bawang Merah. “Bawang Merah sendiri, di Pasar Bunta maupun Lobu capai Rp50 ribu per kilogram,” ujar Sukri.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

Meski demikian, namun harga jenis sembako lainnya masih terbilang stabil.

Selain Ketua Komisi II, DPRD Banggai, Sukri Djalumang, hal serupa juga disampaikan Ketua Komisi I, DPRD Banggai, Masnawati Muhammad. Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan, bahwa harga sembako di tengah pandemi Covid-19 alias Virus Corona saat ini, mengalami peningkatan.

BACA JUGA:  Awal Masuk Sekolah, SMPN 3 Luwuk Gelar Halal Bihalal

“Fakta di lapangan, bahwa harga sembako di pasaran itu sudah mengalami kenaikan. Olehnya, upaya yang dilakukan Pemda dalam melakukan operasi pasar saat ini, harus sampai ke tingkat desa. Sebab, hasil peninjauan kami di beberapa kecamatan, mereka meminta agar operasi pasar di lakukan sampai ke desa-desa,” ujarnya. URY