Guru Sudah Vaksin, Boleh Ngajar Tatap Muka

  • Whatsapp
Abdurrahman Abdillah Y Rumi

BANGGAI RAYA- Cukup banyak ketentuan yang diatur untuk pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka atau PTM. Salah satunya adalah, guru wajib menjalani vaksin terlebih dahulu. Jika belum vaksin, maka guru itu tak boleh memberikan materi pelajaran secara tatap muka. Tentu hanya bisa menggunakan kecanggihan telekomunikasi.

Hal lainnya diatur adalah orang tua siswa atau wali siswa harus memberikan izin tertulis belajar tatap muka. Apabila tak diberi izin, maka sang peserta didik tak dapat mengikuti belajar tatap muka, dan hanya menggunakan sistem pembelajaran dalam jaringan.

Bacaan Lainnya

Untuk rencana pembelajaran tatap muka bagi siswa SMA/SMK/SLB di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Banggai, Banggai Laut serta Banggai Kepulauan yang menjadi kewenangan Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, saat ini tengah menunggu surat edaran resmi dari Gugus Tugas Covid-19 di tiga kabupaten itu.

“Sekarang sudah masuk level 3. Untuk PTM terbatas itu tetap mengacu pada SKB 4 Menteri, jadi di situ dinyatakan PTM terbatas bisa dilaksanakan bagi zona kuning dan hijau. Maka antara edaran dari Gugus Tugas Covid-19 di daerah disandingkan dengan SKB 4 Menteri. Kalau sudah ada itu, langsung kami perintahkan kepala sekolah untuk melaksanakan PTM Terbatas secara bertahap. Itu yang akan kami lakukan di wilayah V Sulteng,” urai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah Abdurrahman Abdillah Y Rumi kepada Banggai Raya, Minggu (12/9/2021) via telepon.

Dengan catatan, mengikuti persyaratan yang tertera di SKB 4 Menteri, misalnya di sekolah sudah ada tempat cuci tangan dengan menggunakan sabun di depan kelasnya masing-masing, kemudian ada thermogun (alat pengukur suhu tubuh), masker, mengatur jarak, dan pembelajaran dilaksanakan dua hari dalam sepekan untuk per kelas.

Ia mencontohkan, kelas X PTM dilaksanakan dua hari, begitu juga dengan kelas XI dan kelas XII, dan jumlah jamnya 3 X 45 menit, kurang lebih dua jam. Kantin sekolah tidak diperkenankan dibuka serta kegiatan ekstrakurikuler belum dapat dilaksanakan.

Pos terkait