Gisel, Dosen FISIP Unismuh Luwuk Lolos dan Dibiayai Ikuti Festival Pemuda Dunia di Rusia

BANGGAI RAYA- Selamat, prestasi membanggakan ditorehkan dosen tetap Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unismuh Luwuk.

Ia adalah Gisela Luigi Septiana, dosen tetap yang berhasil lolos dalam program World youth festival atau festival pemuda sedunia yang akan dilaksanakan Russia.

Gisel, sapaan akrabnya akan mewakili Unismuh Luwuk, karena mendaftar sebagai representatif Dosen di Unishmuh Luwuk dengan mendapatkan poin tertinggi.

“Allhamdulillah mendapat fully funded (dibiayai penuh) oleh pemerintah Russia. Acaranya selama 2 minggu tanggal Maret sampai 17 Maret. Insya Allah, berangkat pada 28 Februari nanti,” ungkap Gisela Luigi Septiana, Jumat 26 Januari 2024.

Dosen muda dan cantik di kampus hijau itu menjelaskan, bahwa pada 1 Desember 2023 lalu, Ia mendaftar sebagai peserta The world youth festival yang akan dilaksanakan pada tanggal 1-7 Maret 2024 di Sirius Federal Territory, Sochi, Russia, dan dilanjutkan dengan Program Regional pada tanggal 10 sampai dengan 17 maret 2024.

BACA JUGA:  Gunakan Kapal Penumpang, Kabupaten Banggai Laut Antarpulaukan Ratusan Boks Ikan Setiap Hari

Program utama yaitu dimulai pada tanggal 1-7 Maret di Federal Territory. “Sochi merupakan Kota yang pernah menjadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2018. Pada tanggal 10-17 Maret 2024 untuk mengikuti program regional, saya akan ditempatkan di salah satu kota dari 30 kota Rusia yang menjadi tuan rumah program regional,” kata Gisela,

Adapun proses seleksi yang dilalui adalah registrasi, menulis esai dan juga mengupload video berdurasi 1 menit.

World Youth Festival atau yang disebut Festival Pemuda Dunia ini kata Gisela, merupakan acara pemuda terbesar di dunia yang diselenggarakan berdasarkan keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Festival ini akan dihadiri oleh 20.000 pemimpin muda Rusia dan asing di berbagai bidang seperti bidang Pendidikan, sains, budaya, bisnis, media, kerja sama internasional, sukarelawan dan amal, olahraga serta berbagai bidang kehidupan publik.

BACA JUGA:  Nyaleg di Dapil Jakarta 1, Politisi NasDem Ahmad Ali Terancam Tak ke DPR RI

Sebanyak 20.000 peserta festival ini berasal dari 180 negara. “Dari 1000 pendaftar dari Indonesia yang diterima hanya 100 delegasi yang akan mewakili Indonesia pada festival ini,” jelasnya.

Nah, 100 delegasi yang telah diseleksi dengan ketat dan dinyatakan diterima sambung Gisela, dipilih Kembali yang memiliki nilai atau poin tertinggi dalam essay dan video yang telah dibuat akan menerima dibiayai penuh (fully funded) dari pemerintah Russia selama program.

“Salah satunya saya sebagai salah satu peserta Indonesia yang mendapatkan poin atau nilai tertinggi sehingga dibiayai penuh yaitu transportasi, makan-minum, akomodasi hotel, akses ke seluruh acara Pendidikan, budaya dan juga olahraga,” tuturnya.

Adapun topik esai yang dibuat hingga mengantarkan lolos dan berhak mendapat pembiayaan penuh, terkait “the world of opportunities for everyone”.

BACA JUGA:  Perindo Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu di Toili Barat Banggai

“Untuk video berdurasi 1 menit terkait prospek kerja sama antara Indonesia dan Russia, yang saat itu saya fokus membahas peluang Kerja sama di sektor Pendidikan dan bisnis yang ada di Kabupaten Banggai,” katanya.

Ia berharap, sepulang dari program ini bisa memberikan Ilmu, perspektif baru tentang besarnya peran para pemuda di seluruh dunia untuk masa depan dan kehidupan dunia yang lebih baik lagi.

“Harapan saya juga bisa berbagi pengalaman pada anak-anak muda di Kabupaten Banggai untuk tidak pernah merasa cukup akan ilmu dan terus mencari tau serta pantang menyerah untuk bersaing di kancah global/dunia, dan juga kontribusi yang lebih baik lagi kepada Universitas Muhammadiyah Luwuk dan juga Masyarakat Kabupaten Banggai,” tandasnya. (*)

Pos terkait