Gegara Dugaan Fee Rp12 Juta, Sekwan Bangkep Ditahan

BANGGAI RAYA-Penyidik Reskrim Polres Bangkep akhirnya menahan Nugrahaeni Pakabu, ASN yang berstatus Sekwan DPRD Bangkep pada pukul 17.00, Jumat (16/6/2023), setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 13.30 Wita.

Berdasarkan siaran pers Reskrim Polres Bangkep, pemeriksaan dan penahanan terhadap Sekwan Bangkep itu terkait dugaan penggelapan uang sejumlah Rp12 juta, yang dilaporkan oleh korban sebagai fee untuk pekerjaan di Badan Kesbangpol.

Kasus ini bermula saat tersangka Nugrahaeni menjanjikan pekerjaan senilai Rp200 juta di Badan Kesbangpol. Pada tanggal 20 November 2020 sekitar jam 17.00 Wita, tersangka menjanjikan paket pekerjaan merehab kantor Kesbangpol, Kabupaten Bangkep dengan nilai anggaran Rp200 juta. Kemudian tersangka meminta fee awal sejumlah 10% dari total anggaran, Namun korban pada saat itu hanya mempunyai dana Rp12.000.000.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Korupsi Talud Gorontalo, Kejari Banggai Masih Hitung Kerugian Negara

Tersangka sempat menyuruh korban untuk mencukupi dananya tersebut sejumlah Rp15.000.000, namun korban tidak mempunyai dana sebanyak yang diminta tersangka. Tersangka kemudian menyuruh Korban untuk menyerahkan uang sejumlah Rp12.000.000 tersebut. Korban kemudian menyerahkan uang sejumlah Rp12.000.000 dan diterima oleh tersangka di rumah tersangka yang terletak di Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Bangkep, pada tanggal 20 November 2020, sekitar jam 17.00 Wita.

BACA JUGA:  Kapolres Banggai Jalin Silaturahmi Bersama Jurnalis

Setelah korban menyerahkan uang tersebut, seiring berjalan waktu paket pekerjaan yang dijanjikan tersangka ternyata tidak ada, dan sampai saat ini tersangka tidak mengembalikan uang yang sebelumnya diserahkan oleh korban.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pelayanan, Kapolres Banggai Programkan SPKT Berbasis IT

Proses pemeriksaan hingga penahanan tersangka didampingi penasehat hukumnya Alwi Dg Liwang.

Pukul 17.00 Wita dilakukan penahanan terhadap tersangka Nugrahaeni Pakabu di Rutan Mako Polres Bangkep selama 20 hari, terhitung mulai tanggal 16 Juni 2023 s/d 5 Juli 2023.**

Pos terkait