Forum Kemitraan dan Komunikasi Bahas Optimlisasi Program JKN di Banggai

Kacab BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Gilang Yoga Wardhanu memberikan paparan dalam kegiatan Forum Komunikasi dan Kemitraan bersama pemangku kepentingan utama Kabupaten Banggai. FOTO: IST

BANGGAI RAYA– Bagi masyarakat di Kabupaten Banggai yang ingin mengakses pelayanan kesehatan kini sudah tidak perlu khawatir. Tercapainya capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Banggai menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan dengan mudah dan cepat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Gilang Yoga Wardanu dalam kegiatan Forum Komunikasi dan Kemitraan bersama Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Banggai yang dilaksanakan pada Selasa (02/04).

”Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya dimana sampai saat ini Kabupaten Banggai sudah berhasil meraih predikat UHC dan mempertahankannya. Mudah mudahan dapat berlanjut ke depan yang kami akui sebagai komitmen yang sangat tinggi. Tentunya ini adalah komitmen yang membahagiakan terutama bagi masyarakat Kabupaten Banggai sendiri, karena saat ini masyarakat tidak perlu khawatir ketika harus mengakses pelayanan kesehatan karena sebelum sebelumnya mungkin menjadi masalah karena tidak ada yang menjamin, sementara kondisi ekomoninya mungkin kurang mampu,” ujar Gilang dalam sambutannya.

Dirinya menyebut, saat ini Pemerintah Kabupaten Banggai telah menjamin sejumlah 126 ribu peserta JKN. Namun dengan tercapainya capaian UHC Kabupaten Banggai, ia mengakui masih terdapat beberapa hal yang masih harus ditingkatkan. 

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Diantaranya memastikan pemenuhan janji layanan dan komitmen pelayanan di fasilitas kesehatan sehingga dapat menjadi kunci untuk memastikan kualitas layanan yang baik bagi pasien.

Selain itu, pengelolaan keluhan dengan cepat dan efektif juga sangat penting untuk membangun kepercayaan dan memastikan kepuasan pasien. Adopsi praktik-praktik terbaik dalam manajemen layanan dan penanganan keluhan dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dan meningkatkan pengalaman pasien secara keseluruhan.

Gilang menjelaskan, saat ini BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Daerah Banggai memiliki komitmen bersama untuk mencapai pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat dan mengurangi keluhan keluhan yang ada di fasilitas kesehatan. 

Untuk itu perlu adanya kesamaan persepsi antara BPJS Kesehatan dan seluruh stakeholder terkait untuk bersama sama mencari solusi atas permasalahan yang ada.

Saat ini, Gilang menjelaskan terdapat ada 39 fasilitas kesehatan di Kabupaten Banggai yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. 

BACA JUGA:  Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, DSLNG Berbagi Kurban 17 Ekor Sapi

Jumlah tersebut terdiri dari 36 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan tiga Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Seluruh fasilitas kesehatan kemudian diharapkan dapat memenuhi janji layanan dan memastikan memebrikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Program JKN di Kabupaten Banggai telah maksimal dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Namun dirinya tetap mengharapkan adanya peningkatan pelayanan sehingga catatan-catatan terkait Program JKN dapat diatasi sehingga  masyarakat memeproleh pelayanan yang lebih optimal.

“Terlepas dari aspek yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan sudah cukup maksimal dan cukup baik, saya selalu mendapatkan testimoni positif dari masyarakat,” jelas Irwanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili mengapresiasi upaya yang terus dilakukan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN khususnya di Kabupaten Banggai. 

Menurutnya, kehadiran BPJS Kesehatan berdasarkan undang-undang dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan agar seluruh masyarakat bisa tumbuh dengan sehat.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

“Dengan kesehatan yang dimiliki tentu harapannya bisa memberikan kontribusi dalam rangka pembangunan di segala bidang,” ungkapnya.

Furqanuddin kembali menegasakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung keberlangsungan Program JKN di Kabupaten Banggai. Untuk itu, dirinya juga mengharapkan melalui kegiatan ini dapat mengakomodir masukan-masukan dari semua pihak untuk peningkatan pelayanan JKN di Kabupaten Banggai.

Namun demikian, Furqanuddin juga tidak menampik bahwa masih banyak hal yang dapat ditingkatkan dalam pelayanan Kesehatan di Kabupaten Banggai. 

Wabup berharap semua dapat dioptimalkan sehingga tidak ada lagi ruang bagi keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang ada, baik di tingkat puskesmas, rumah sakit bahkan sampai pelayanan administrasi BPJS Kesehatan hingga penunjang pelayanan kesehatan itu sendiri.

“Di tahun 2024 ini tentu kita sudah ketahui bersama bahwa ini adalah periode akhir dalam pemerintahan kami, kami menginginkan dalam visi dan misi bahwa pelayanan kesehatan itu betul betul bisa diwujdukan dengan baik,” tambahnya (*)