FEB Untika Luwuk Batalkan Surat Pernyataan Larangan Demonstrasi

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untika Luwuk mengeluarkan kebijakan kepada mahasiswa untuk menaati semua aturan yang berlaku di fakultas tersebut. Bahkan mahasiswa diminta untuk mendatangani surat penyataan  bermaterai tersebut dan diketahui orangtua mahasiswa atau wali.

Terkait surat penyataan ini, sempat viral di media sosial Facebook. Bahkan  netizen begitu kaget adanya surat pernyataan yang harus ditandatangani mahasiswa baru ini.

Dalam surat pernyataan itu, ada empat poin yang harus ditaati mahasiswa FEB Untika Luwuk. Poin pertama, mahasiswa harus mentaati ketentuan yang berlaku di FEB, kedua, mahasiswa sanggup menyelesaikan biaya-biaya studi yang ditetapkan oleh universitas dan juga fakultas.

Dan poin tiga, sanggup tidak akan melakukan klaim/protes/demonstrasi dan semacamnya kepada universitas dan fakultas menyangkut persoalan akademik dan keuangan yang telah diatur ketentuan dan peruntukannya.

Dari tiga poin di atas, poin tiga paling menjadi sorotan masyarakat atau netizen di media sosial. Mereka menganggap FEB di kampus biru tersebut seolah-olah mengekang kebebasan mahasiswa.

Dalam surat pernyataan itu, juga ditegaskan dalam poin 4,  jika mahasiswa melanggar ketentuan poin 1-3 di atas, mahasiswa bersedia menerima sanksi dari universitas dan fakultas, mulai sanksi ringan sampai dengan sanksi berat berupa dikeluarkan sebagai mahasiswa FEB.

Ketika dikonfirmasi Banggai Raya, Dekan FEB Untika Luwuk, Sucianto Tunggala, Kamis (1/10/2020) di ruang kerjanya membenarkan terkait surat penyataan tersebut.

Sucianto yang didampingi para wakil dekannya itu menegaskan, bahwa surat pernyataan itu telah disepakati bersama mahasiswa baru. Dan itu hanya berlaku bagi mahasiswa baru. “Tidak semua mahasiswa, hanya mahasiswa baru,” ujarnya.

Dijelaskan, semua poin dalam surat penyataan telah disepakati dengan para Maba. Dan bahkan, pihak fakultas akan mengundang orangtua atau wali mahasiswa untuk membicarakan hal tersebut.

Pada prinsipnya kata Dekan Sucianto, FEB Untika Luwuk selalu terbuka atau transparan kepada mahasiswa. Ketika ada masalah yang dihadapi mahasiswa, fakultas akan bersedia untuk melayani. Sehingga tidak perlu demo.

Namun tak berselang lama, Dekan FEB Untika Luwuk, Sucianto Tunggala menyampaikan informasi terbaru bahwa surat pernyataan itu resmi dibatalkan.

“Saya perlu menyampaikan informasi terbaru bahwa itu surat pernyataan ke mahasiswa baru sudah resmi dibatalkan tadi sore, atas hasil  kesepakatan antara mahasiswa baru 2020 dengan birokrasi fakultas ekonomi,” tulis Sucianto Tunggala via pesan WhatsApp. JAD

Pos terkait