FEB UMLB Gelar Kuliah Umum ‘Peluang dan Tantangan Akuntan’ Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

  • Whatsapp
Kuliah Umum

BANGGAI RAYA- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) sukses menggelar kuliah umum bagi mahasiswa Prodi Akuntansi, Rabu (29/9/2021) secara virtual.

Kuliah umum yang mengangkat tema ‘Peluang dan Tantangan Akuntan Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0’ ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UMLB, Wahyudin Rahman. Dan kuliah umum ini diikuti sekitar 235 mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Untuk suksesnya kuliah umum ini, FEB UMLB menghadirkan narasumber dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Ia adalah Dr. Syamsuri Rahim SE., S.IP., MSI, AK, CA, CPA yang juga menjabat Wakil Dekan III FEB UMI.

“Kuliah umum ini digelar oleh Prodi Akuntansi, hanya saja pesertanya ada juga dari Prodi Manajemen. Kita hadirkan narasumber dosen dari UMI,” ujar Dekan FEB UMLB, Wahyudin Rahman kepada Banggai Raya, Rabu sore (29/9/2021).

Ia menjelaskan, kuliah umum ini menjadi kuliah perdana mengawali semester tahun akademik 2021/2022. Sama dengan semester sebelumnya. “Topik kali ini, mengenai peluang dan tantangan akuntan menghadapi Revolusi 4.0,” katanya.

Olehnya, diharapkan kuliah umum ini dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa untuk mengenal lebih jauh tentang bagaimana peran akuntansi di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Sementara itu, Narasumber Kuliah Umum, Dr. Syamsuri Rahim SE., S.IP., MSI, AK, CA, CPA., dalam paparannya menyampaikan, di era revolusi 4.0 ini mahasiswa harus mampu memahami instrumen-instrumen yang ada di akuntansi dalam proses pengimputan data.

Dalam revolusi industri kata dia, ada beberapa pilar utama untuk mengembangkan bisnis digital. “Diantaranya yaitu internet of Things, Big Data, Cloud Computing dan Addivite Manufacturing. Karena akuntansi sekarang sudah berbasis net working,” katanya.

Kemudian, Ia berpesan kepada calon accounting harus mengetahui Finansial Report Audit dan mahasiswa juga harus mampu menerapkan ilmu akuntansi dalam hal proses menyusun laporan keuangan. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait