DSLNG Kembali Terima Penghargaan atas Upaya Konservasi Maleo

  • Whatsapp
DIREKTUR Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Ir. Wiratno, M.Sc menyerahkan penghargaan kepada CSR Programme Officer Popy Waytipo atas peran serta PT Donggi-Senoro LNG dalam upaya pelestarian eksitu dan insitu burung maleo (Macrocephalon maleo), burung endemik Sulawesi yang terancam punah di Palu, Sulawesi Tengah, pada Rabu (15/9). (FOTO: DOKUMENTASI DSLNG

BANGGAI RAYA- PT Donggi-Senoro LNG kembali mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas peran serta dalam upaya pelestarian eksitu dan insitu burung maleo (Macrocephalon maleo), burung endemik Sulawesi yang terancam punah. Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Ir. Wiratno, M.Sc dan diterima oleh CSR Programme Officer, Popy Waytipo, mewakili manajemen DSLNG di Palu, Rabu (15/9/2021).

Selama ini, upaya konservasi maleo di luar habitatnya (eksitu) oleh perusahaan pengelola gas alam cair ini dipusatkan di Maleo Conservation Center DSLNG yang berlokasi di area Kilang DSLNG di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Bacaan Lainnya

Dari penangkaran ini, DSLNG telah melepasliarkan ratusan anakan maleo di habitatnya di Suaka Margasatwa Bakiriang. Anakan maleo ini berasal dari telur-telur sitaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah yang kemudian ditetaskan di inkubator dan dibesarkan di kandang-kandang pemeliharaan Maleo Center DSLNG.

DSLNG bahkan menjadi yang pertama dalam sejarah berhasil menetaskan burung maleo generasi Fillial 1 dari hasil perkawinan burung maleo hasil penangkaran eksitu-nya pada 2019 lalu.

Penghargaan kali ini merupakan apresiasi kesekian kalinya atas kontribusi program CSR DSLNG di bidang lingkungan hidup yang sejak awal kehadirannya telah peduli terhadap keberlangsungan salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia ini.

Pos terkait