Disporseni, UMLB Berjaya di Cabang MTQ

  • Whatsapp
KAMPUS Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB). FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Kegiatan Diskusi Ilmiah Serta Pekan Olahraga dan Seni (Disporseni) yang dihelat Universitas Terbuka (UT) telah selesai sebulan lalu. Di ajang level nasional itu, diikuti puluhan perguruan tinggi dari luar UT.

Salah satu perguruan tinggi yang berpartisipasi adalah Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB). Dan kampus hijau menjadi satu-satunya pergutuan tinggi di Sulteng yang ikut dalam ajang bergengsi tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam ajang ini, ada 16 cabang lomba yang diikuti UMLB. Namun dari sekian cabang, kontingen UMLB hanya mampu meraih medali lewat satu cabang yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

“Dari 16 cabang itu, kita berjaya di satu cabang yakni MTQ. Kita menapatkan medali perak, perunggu dan juga juara harapan dua. Jadi hampir sapu bersih medali di cabang tersebut,” ungkap Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Bidmawa) UMLB, Agung K Djibran kepada Banggai Raya, Selasa (5/10/2021) di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, juara dua itu lomba Qori, dan juara tiga qoriah, serta juara harapan dua lomba murottal quran. “Ada 25 medali diperebutkan dalam 16 cabang yang dilombakan. Untuk 15 cabang lomba kita gagal dan Berjaya di cabang MTQ,” katanya.

Ia berharap, melalui lomba tingkat nasional itu bisa menjadi bahan evaluasi untuk lebih berprestasi lagi kedepannya. “Prestasi mahasiswa saat ini kedepannya bisa lebih baik lagi, dan gagal bukan berarti menyerah. Tapi maju terus untuk menggapai prestasi,” tandasnya.

Diketahui, mahasiswa peraih juara dua di ajang Disporseni itu adalah Ismail Manopo. Ia berhasil meraih juara 2 pada Cabang Tilawah Putra, dan Shalihatun Bahuk juara 3 Cabang Tilawah Putri. Sementara juara harapan 2 Cabang Tartil beregu diraih atas nama Zulhajja, Nova Hidayah & Fitriani N Adjolia.

“Untuk medali perak dan perunggu, akan kita serahkan nanti saat mahasiswa diyudisium. Karena kedua mahasiswa peraih juara itu adalah semester akhir yang tidak lama lagi diyudisium,” tandas Agung. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait