Dispar Banggai Tetap Buka Wisata dengan Memperketat Protokol Kesehatan

BANGGAI RAYA– Kabupaten Banggai saat ini berstatus zona merah dalam penyebaran virus Corona atau Covid-19. Sehingga Pemda Banggai mengeluarkan surat edaran untuk memperketat pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19.

Meski demikian, Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai tetap membuka destinasi atau tempat kunjungan wisata di daerah ini.

Bupati Banggai menggeluarkan surat edaran nomor 800/1429/BKPSDM, tertanggal 19 Oktober 2020, tentang perubahan kedua atas surat edaran Bupati Banggai nomor 800/775/BKPSDM tentang protokol tata kerja dalam mendukung sistem kerja pegawai Aparatur Sipil Negara menyongsong pelaksanaan normal baru pada instansi Pemerintah Kabupaten Banggai.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Paiman Karto mengatakan, destinasi wisata di wilayah Kabupaten Banggai masih dibuka. Dan tentunya membatasi jumlah orang yang masuk, dan yang paling terpenting tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan atau sering mencuci tangan sebelum masuk, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada kita semua, Amiin. Semoga kita semua tetap semangat dalam mengikuti protokol kesehatan, terima kasih,” kata Paiman Karto kepada Banggai Raya, Kamis (29/10/2020).

Sebelumnya, dalam memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal, Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai telah membuka daya tarik wisata (DTW) Pilawean Salodik, di Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, sejak tanggal 20 Juni 2020.

Menurut dia, dalam pelaksanaan tatanan kehidupan baru atau new normal di Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata Banggai tetap memperhatikan anjuran pemerintah daerah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Dinas Pariwisata sebut dia, mengikuti anjuran Pemda Banggai dengan melindungi diri, lindungi keluarga, lindungi sesama dari penularan Virus Corona atau Covid-19, dengan terapkan 3 S, yaitu selalu mencuci tangan, siap menggunakan masker dan menjaga jarak.

Pada tanggal 1-2 Oktober 2020 lalu, di lokasi Wisata Dego-dego, Desa Tanah Abang, Kecamatan Toili, dan lokasi Wisata Sawit Ceria, Kecamatan Toili Barat, Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai giat menyosialisasikan pemasaran usaha pariwisata di wilayah Kabupaten Banggai. Itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke daerah ini.

Menurut dia, lokasi objek wisata di wilayah Kabupaten Banggai banyak sekali, misalnya pantai Kalibosi, Pantai Hek, Pulau Tinalapu, Pulau Empat, Pulau Nyamuk, Pulau Dondolang, Pantai Sinorang, Pantai Minahaki serta Air Terjun Piala, Air Terjun Laumarang, Air Terjun Tabalion Balantak dan lain sebagainya.

“Hanya yang dikelola dan menjadi prioritas unggulan, baru ada 2 objek wisata, yaitu Permandian Salodik dan Pulau Dua Balantak,” tambahnya.

Untuk diketahui, Lokasi wisata di Kabupaten Banggai terdapat di 21 wilayah kecamatan, yaitu di Luwuk terdapat 4 lokasi wisata, LuwukTimur sebanyak 3 lokasi wisata, Pagimana sebanyak 14 lokasi wisata, Bualemo terdapat 13 lokasi wisata, Masama sebanyak 6 lokasi wisata, Balantak sebanyak 1 lokasi wisata, Balantak Selatan terdapat 2 lokasi wisata, Luwuk Utara sebanyak 8 lokasi wisata, Luwuk Selatan sebanyak 4 lokasi wisata, Nambo terdapat 4 lokasi wisata, Kintom sebanyak 2 lokasi wisata, Batui Selatan terdapat 3 lokasi wisata, Toili sebanyak 3 lokasi wisata, Lobu sebanyak 3 lokasi wisata, Lamala 1 lokasi wisata, Mantoh sebanyak 5 lokasi wisata dan Balantak Utara terdapat 7 lokasi wisata, serta Toili Barat sebanyak 5 lokasi wisata, Moilong sebanyak 3 lokasi wisata, Toili terdapat 6 lokasi wisata dan Nuhon sebanyak 5 lokasi wisata. RUM