Dishub Banggai Maksimalkan Penerimaan Retribusi Parkir

  • Whatsapp
Drs. Tasrik Djibran, MM

BANGGAI RAYA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banggai terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penarikan atau pungutan retribusi parkir di tepi jalan umum. Retribusi parkiran tersebut telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Retribusi Daerah.Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Tasrik Djibran menjelaskan, ketentuan itu ada pada Bab II tentang Jenis Retribusi, Pasal 2 tentang jenis-jenis retribusi, yaitu jasa umum, jasa usaha dan perizinan tertentu. Sedangkan retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum terdapat pada Pasal 3 huruf C.

“Bahwa retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, pada paragrap 1 yaitu nama, objek, subjek dan wajib retribusi. Kalau pasar ditangani UPTD Pasar dan Dinas Perindag Banggai, tetapi jalan dan ruang parkir ditangani oleh Dishub. Itu ada Perdanya, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Nomor 3 Tahun 2020 tentang Retribusi Daerah,” jelas Tasrik Djibran kepada Banggai Raya, Selasa (11/1/2022).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Ia menjelaskan kembali, di Pasal 16 telah ditegaskan bahwa retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum dipungut retribusi atas pelayanan parkir di tepi jalan umum.

Pasal 17, tentang objek retribusi pelayaann parkir di tepi jalan umum, yaitu penyediaan pelayanan parkir di tepi jalan umum yang ditentukan oleh Pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kemudian Pasal 18, tentang subjek retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, yaitu orang pribadi atau badan yang memperoleh pelayanan parkir di tepi jalan umum. Wajib retribusi parkir di tepi jalan umum, yaitu orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi termasuk pemungutan atau pemotong retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum,” cetusnya.

Mantan Kadis Pendidikan Banggai ini mengatakan, di Pasal 19, tentang tingkat penggunaan jasa pelayanan parkir di tepi jalan umum diukur berdasarkan jenis kendaraan dan frekuensi pelayanan. Pasal 20 tentang struktur dan besaran tarif retribusi parkir di tepi jalan umum

Tarif Retribusi tempat khusus parkir, jenis parkir yaitu pelataran/lingkungan, jenis kendaraan bermotor sedan jeep, mini bus tarif Rp2 ribu sekali parkir, mobil pick up dan sejenisnya Rp2 ribu sekali parkir, bus dan truk sebesar Rp5 ribu sekali parkir, alat besar/berat Rp5 ribu sekali parkir dan sepeda motor sebesar Rp1.000 sekali parkir.

Untuk taman/tempat wisata, tarif parkirnya sama dengan retribusi tempat khusus parkir. Jasa masuk kendaraan pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI), kalau sepeda, becak dan gerobak Rp1.000 sekali masuk, sepeda motor dan roda tiga Rp1.000 sekali masuk, mini bus/puck up Rp4 ribu sekali masuk dan mobil truk dan sejenisnya Rp5 ribu sekali masuk.

“Tarif retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, di lihat dari tingkat kepadatan parkir. Kalau rendah untuk jenis kendaraan sedan jeep, pick up dan sejenisnya Rp2 ribu sekali parkir, mobil bus/truk Rp3 ribu sekali parkir dan sepeda motor yaitu roda 2 dan roda 3 sebesar Rp1.500 sekali parkir. Tingkat kepadatan sedang, sedan jeep, pick up dan sejenisnya Rp3 ribu sekali parkir, mobil bus/truk Rp5 ribu sekali parkir, sepeda motor Rp2 ribu sekali parkir. Untuk tingkat kepadatan tinggi, sedan jeep, pick up dan sejenisnya Rp20 ribu sekali parkir, mobil bus/truk Rp25 ribu sekali parkir dan sepeda motor Rp12.500 sekali parkir,” kata Tasrik Djibran menambahkan. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas
Editor: Sutopo Enteding

Pos terkait