Disdikbud Pohuwato Gorontalo Studi Banding di Banggai

BANGGAI RAYA-Untuk mengembangkan kualitas dan disiplin ilmu para ASN di bidang pendidikan dan kebudayaan, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo memberangkatkan 30 ASN untuk mengikuti studi banding ke Kabupaten Banggai.

Tujuan utama dari studi banding ini adalah, untuk menggali berbagai aspek yang dapat diterapkan di Kabupaten Pohuwato dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pendidikan serta pelestarian budaya dengan berfokus pada pemahaman berbagai aspek, termasuk implementasi Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), dan Fasilitasi Pendidikan serta Penghargaan atas nilai nilai budaya.

BACA JUGA:  DPRD-Bupati Banggai Sepakati KUA PPAS Tahun 2025

“Kami pilih studi banding ke Kabupaten Banggai, karena Keberhasilan Kabupaten Banggai dalam menerapkan metode pendidikan dan budaya, menjadi inspirasi bagi ASN Pohuwato untuk mengimplementasikannya di wilayah mereka,” ungkap Ketua PGRI Kabupaten Pohuwato, Syahril Panu, M.Pd

BACA JUGA:  SKK Migas Paparkan Capaian Kinerja Semester I 2024, Penerimaan Negara Lampaui Target

Selain itu, para peserta juga memahami lebih dalam tentang kekayaan budaya Kabupaten Banggai, yang memiliki nilai artistik dan historis yang tinggi, sehingga akan membantu dalam pelestarian warisan budaya dan pengembangan identitas lokal yang kuat di Pohuwato. 

“Langkah-langkah strategis untuk mengangkat kebudayaan daerah sebagai Ikon provinsi juga menjadi sorotan, yang akan memberikan panduan dalam merencanakan upaya-upaya pelestarian dan promosi budaya lokal,” jlasnya.

BACA JUGA:  Presiden PKS Instruksikan Kader Menangkan Sulianti Murad di Pilkada Banggai

Selain itu, pemahaman tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Dinas Pendidikan Provinsi dan Struktur Organisasi Dinas juga menjadi bagian penting dari studi ini dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan di Kabupaten Pohuwato provinsi Gorontalo.AGK

Pos terkait