Disdik Terapkan 25 Persen Pegawai Bekerja di Kantor

Djamaluddin Mansoba

BANGGAI RAYA– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banggai menindaklanjuti surat edaran Bupati Banggai nomor 800/1429/BKPSDM, tertanggal 19 Oktober 2020, tentang perubahan kedua atas surat edaran Bupati Banggai nomor 800/775/BKPSDM tentang protokol tata kerja dalam mendukung sistem kerja pegawai aparatur sipil negara (ASN) menyongsong pelaksanaan normal baru pada instansi Pemerintah Kabupaten Banggai.

Sehingga, sebanyak 25 persen pegawai Disdik Banggai bekerja di kantor (Work From Office), dan yang bekerja di rumah (Work From Home) sebanyak 75 persen. Ini berlaku mulai tanggal 21 Oktober sampai 2 November 2020, dan akan dilakukan perubahan dengan keputusan selanjutnya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Banggai Sebut Luwuk so Kotor

“Kita sudah masuk zona merah. Sedangkan di kantor ini saja, tinggal 25 persen pegawai yang masuk kerja. Ada pengurangan para pegawai yang berkumpul, yang lainnya bekerja di rumah,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Djamaluddin Mansoba kepada Banggai Raya, di ruang kerjanya belum lama ini.

Sebelumnya kata dia, para pegawai yang bekerja di kantor sebanyak 50 persen. Saat ini Kabupaten Banggai sudah masuk zona merah, maka pemerintah mengurangi kerumunan di lingkup instansi, sehingga dilakukan pengurangan pegawai yang bekerja di kantor, hanya 25 persen.

BACA JUGA:  Harga Gas Elpiji Tembus Rp60 ribu, Akademisi : Pemda Harus Tegas Pada Pangkalan

“Jadi mulai dikurangi. Iya, kepala seksi dan staf serta honorer bekerja dari rumah, kalau kita yang kepala bidang hadir terus di kantor. Kepala bidang, sekretaris dan kepala dinas hadir di kantor, itu telah diatur oleh surat kepala dinas, sudah ada jadwalnya. Itu berlaku sampai dengan 2 November 2020,” ungkapnya.

Begitu juga dengan satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Banggai, untuk sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) secara Luring atau kunjungan ke rumah-rumah dihentikan sementara.

“Insya Allah, nanti Januari 2021 akan dibuka atau dilaksanakan KBM di sekolah-sekolah,” tuturnya.

BACA JUGA:  Naas! Lakalantas di Masama Banggai, Dua Pemotor Alami Patah Tulang

Ia mengimbau, kepada sekolah-sekolah untuk bisa mematuhi surat edaran Kadis Pendidikan Banggai dengan belum melaksanakan pembelajaran Luring atau kunjungan ke rumah, hanya lewat daring.
Sebab wilayah Kabupaten Banggai masih terdampak Pandemi Covid-19, dan daerah ini semakin hari semakin meningkat warga yang terpapar Virus Corona.

“Sekolah tetap buka, para guru tetap bekerja, dengan melaksanakan pembelajaran Daring. Daripada mereka ke rumah, kalau sampai kena virus. Jadinya seperti itu, untuk sementara orang tua yang menggantikan tugas guru. Mau bagaimana lagi, masih pandemi. Dan yang aman sekarang hanya pembelajaran daring,” pungkasnya. RUM