Dipusatkan di Makassar, Pendaftar KKN MAs UMLB Sudah 11 Mahasiswa

  • Whatsapp
RISNO MINA

BANGGAI RAYA- Pelaksanaan KKN Muhammadiyah Aisyiyah atau KKN MAs tahun ini akan dipusatkan di Makassar.

Berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah akan mengutus perwakilan mahasiswanya untuk ikut dalam kegiatan akbar tersebut. Tak terkecuali Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB).

Bacaan Lainnya

Untuk kampus hijau di bawah pimpinan Rektor Dr. Sutrisno K Djawa menargetkan dapat mengutus 15 mahasiswa dalam KKN MAs yang akan digelar pada akhir Juli 2022 mendatang itu.

Hingga Rabu 1 Juni 2022, jumlah pendaftar calon peserta KKN MAs di kampus hijau baru di angka 11 orang. Jumlah ini tentunya diharapkan dapat terus bertambah, sesuai target yaitu 15 orang.

“Untuk KKN MAs yang mendaftar sudah 11 mahasiswa, dan untuk KKN reguler sudah mencapai 235 orang,” ujar Ketua LP3M UMLB, Risno Mina SH., MH., kepada Banggai Raya, via pesan WhatsApp.

Risno Mina mengaku optimistis, bisa mencapai target dalam pendaftaran peserta KKN tahun ini, baik itu KKN MAs maupun KKN reguler. Mengingat waktu pendaftaran masih panjang, yaitu satu bulan lagi.

“Walaupun tidak mencapai target, kalau KKN MAs tetap kita berangkatkan. Ini pendaftarnya ada ada yang satu prodi lebih dari satu orang,” jelasnya.

Kemudian kata Risno, jika dalam pendaftaran peserta KKN MAs jumlahnya membludak, maka akan dilakukan seleksi lanjutan.

“Kalau KKN reguler, kita targetkan 300 peserta dengan lokasi dipusatkan di Kabupaten Banggai Laut,” kata Risno Mina.

Dalam pelaksanaan KKN ini sambung Risno Mina, KKN MAs dan KKN reguler tidak turun secara bersamaan. Namun untuk pelepasan atau pemberangkatan tetap dilakukan pada akhir Juli 2022 mendatang.

Untuk suksesnya pelaksanaan KKN tahun ini, Risno Mina yang juga dosen Fakultas Hukum itu berharap, pendaftar KKN reguler kiranya dapat memenuhi target sampai akhir pendaftaran. Sehingga nantinya mahasiswa bisa disebar di semua desa-desa yang telah ditargetkan.

“Harapan untuk peserta KKN MAs, agar bisa memahami misi dakwah perserikatan Muhammadiyah, karena salah satu programnya ada pengembangan ranting dan cabang Muhammadiyah di lokasi KKN nanti,” harapnya. (*)

Editor: Jajad Sudrajad

Pos terkait