Dikbud Sulteng Keluarkan Juknis PPDB

  • Whatsapp
Abdurrahman Abdillah Y Rumi

BANGGAI RAYA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah mengeluarkan surat keputusan nomor 800.05/06.SMA/DIKBUD tertanggal 3 Mei 2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN/SMKN/SLBN/SMANOR/TK, SD, SMP, SMA Negeri Terpadu Madani Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022.

Hal itu dalam rangka mewujudkan pelaksanaan PPDB pada satuan pendidikan di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tahun pelajaran 2021/2022 yang obyetif, transfaran, tidak diskriminatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.  Sehingga, Pemprov Sulteng perlu mengatur melalui petunjuk teknis pelaksanaannya.

Bacaan Lainnya

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah, Abdurrahman Abdillah Y Rumi kepada Banggai Raya mengatakan, berdasarkan pertimbangan tersebut, maka dipandang perlu menetapkan adanya keputusan Kadis Dikbud Sulteng tentang PPDB tahun pelajaran 2021/2022.

“Pada pasal 1 Juknis PPDB tahun pelajaran 2021/2022 disusun untuk menjamin kelancaran dan akuntabilitas dalam pelaksanaan PPDB pada satuan pendidikan. Pasal 2 petunjuk teknis sebagaimana dimaksud pada pasal 1 secara lengkap seperti pada lampiran yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari surat keputusan. Pasal 3 peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan,” urai Abdurrahman Y Rumi, Selasa (8/6/2021).

Juknis ini, untuk ketentuan umum sesuai dalam keputusan yang dimaksud terdapat 14 poin, diantaranya menjelaskan, bahwa peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenis, dan jenjang pendidikan tertentu.

Kemudian lanjut dia, pagu sekolah adalah jumlah rencana penerimaan peserta didik baru pada satuan pendidikan. Sistem dalam jaringan yang selanjutnya disebut daring adalah sistem pendaftaran dan seleksi PPDB yang terkoneksi melalui jaringan internet.

“Sistem luar jaringan yang selanjutnya disebut Luring adalah penerimaan peserta didik baru dan seleksi penerimaan peserta didik baru secara manual. Juknis PPDB ini dimaksudkan sebagai ketentuan teknis pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2021/2022, untuk menjamin PPDB berjalan secara objektif, akuntabel, transparan dan tanpa diskriminasi, sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan di Sulteng,” ujarnya.

“Dan meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan di Sulteng, meningkatkan pemerataan dan perluasan akses pendidikan di Sulteng. Memberikan pelayanan bagi calon peserta didik untuk memasuki sekolah secara terarah dan berkualitas, dan mengatur prosedur operasional pendaftaran, seleksi dan pengumuman PPDB,” pungkasnya.

Pos terkait