Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Dispora Sulteng Alami Lakalantas di Nuhon, 2 Korban Dirujuk 

BANGGAI RAYA- Diduga sopir mengantuk saat berkendara, mobil dinas bernomor Polisi DN 7025 SE, alami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Desa Batu Hitam Kecamatan Nuhon, Banggai, pada Selasa (14/5/2024), sekitar pukul 08:00 Wita.

Kapolsek Nuhon IPDA Andi Wijanarko mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

“Kami menerima laporan, telah terjadi kecelakaan tunggal yang terjadi pada kendaraan plat merah milik Dispora Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah,”Kata Andi kepada awak media.

Dalam kecelakaan ini, Nasrun Nusi (36) sebagai pengemudi mengalami nyeri di bagian dada, gigi patah dan lecet ditangan. 

BACA JUGA:  Selama 2 Hari, SMPN 3 Luwuk Gelar Tes Akademik Bagi Calon Siswa Baru

Sementara itu penumpangnya Ahmadi (37) mengalami lebam di jidat dan robek dihidung. Keduanya langsung dirujuk di RSUD Luwuk. 

Selain itu, Sucipto (37) Luka lecet dibetis dan paha, Ahmad Syuhada (23) mengalami luka lecet dan hidung mengeluarkan darah, Amas Kadir (61) kedua kakinya susah bergerak, serta Muh. Syarifullah (37) lecet di pelipis kiri. Mereka dibawa ke Puskesmas. 

BACA JUGA:  Forum Kemitraan dan Komunikasi Bahas Optimlisasi Program JKN di Banggai

“Sementara tiga penumpang lainnya mengalami traumatic. Total 8 penumpang dan 1 sopir,” sambungnya.

Masih menurut Kapolsek, peristiwa bermula pada saat yang bersangkutan melaju dari arah barat (Kota Palu), menuju arah timur (Luwuk). 

Diduga kurang konsentrasi sehingga mengakibatkan yang bersangkutan kaget karena berpikir kondisi jalan masih lurus namun ternyata posisi jalan menikung sehingga saat itu sopir langsung membanting stir kearah kanan menabrak gundukan tanah dan selanjutnya menabrak tebing gunung. 

Atas kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai 20 juta Rupiah

BACA JUGA:  Selamat! Incumbent Sutrisno K Djawa Raih 100 Persen Suara di Pilrek Unismuh Luwuk 

“Keterangan awal pengemudi, diduga akibat mengantuk yang mengakibatkan kecelakaan tunggal tersebut,” bebernya.

Ia juga mengimbau, kepada pengendara yang hendak melakukan perjalanan, agar senantiasa memperhatikan kondisi fisik serta kondisi kendaraan.

“Silahkan jika mau berpergian, pastikan dulu fisik dalam keadaan fit, kemudian cek kondisi kendaraan, serta lengkapi surat berkendara. Dan yang paling penting adalah selalu patuhi rambu lalu lintas, agar tidak terjadi peristiwa kecelakaan yang tidak diinginkan,“ tandasnya. (*)

Pos terkait