Dibuat Sederhana, Pelulusan SD Boyou Penuh Haru

Dewan guru dan murid kelas 6 SD Inpres Boyou, Kecamatan Luwuk Utara. FOTO ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Pengumuman penamatan atau pelulusan peserta didik mulai tingkat SD dan SMP di wilayah Kabupaten Banggai telah dilaksanakan, dan kegiatannya berjalan dengan aman dan lancar. Tidak terkecuali dengan murid kelas 6 SD Inpres Boyou, Kecamatan Luwuk Utara.

Sekolah yang berlokasi di Desa Awu, Kecamatan Luwuk Utara ini, telah menamatkan peserta didik di tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 28 orang, artinya lulus 100 persen.

Acara pengumuman murid kelas 6 SD Inpres Boyou digelar secara sederhana, hanya dihadiri oleh dewan guru dan staf tata usaha, serta murid kelas 6 SD Inpres Boyou, juga sejumlah orang tua murid. Proses pengumuman pelulusan tersebut sangat haru, pasalnya Kepala SD Inpres Boyou, Rosdiana Umar tidak bisa hadir karena sakit.

BACA JUGA:  Kajari Silaturahmi dengan Jurnalis Banggai di Momen HBA ke-64

Salah Seorang Guru SD Inpres Boyou, Juniati Abdullah mengaku, selama mengabdi di SD Boyou sejak tahun 2014, nanti tahun 2023 ini, para dewan guru mengadakan acara pengumuman yang dirangkaikan sekaligus dengan pelepasan murid kelas 6 sangat sederhana.

Sebab selama ini kata guru kelas IB SD Boyou ini, sesuai penuturan guru-guru senior belum pernah diadakan seperti ini, dengan dekorasi dan resmi walaupun sederhana.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Korupsi Talud Gorontalo, Kejari Banggai Masih Hitung Kerugian Negara

“Alhamdulillah acara kemarin dihadiri dewan guru dan staf, turut hadir beberapa wali murid, hanya saja kepala sekolah berhalangan hadir sebab cuti sakit sedang berobat di Gorontalo, jadi tidak sempat hadir, begitupun dengan komite saat itu tidak berkesempatan hadir. Namun, semua proses acara terlaksana dengan baik dan penuh haru sampai kami semua guru dan wali murid/orang tua menangis mendengarkan pidato dan beberapa lagu perpisahan oleh siswa kelas 6,” jelas Juniati Abdullah kepada Banggai Raya, Senin (19/6/2023).

BACA JUGA:  Tingkatkan Pelayanan, Kapolres Banggai Programkan SPKT Berbasis IT

Ia mengatakan, kebetulan acara pengumuman dan pelepasan murid kelas 6 tersebut, merupakan ide yang dibuatnya bersama guru olahraga, dan mereka berdua yang membuat semua persiapan sampai pelaksanaan.

“Sebab guru-guru lainnya tidak berkesempatan, karena lagi ada kesibukan masing-masing,” terangnya.

Ia berharap, semoga semua lulusan SD Inpres Boyou tetap dapat melanjutkan sekolah ke jenjang SLTP.

“Dan harapan kami, semoga sukses, serta dapat menjaga nama baik keluarga dan sekolah lulusan,” harapnya. RUM

Pos terkait