Dewan Sorot Program Rehabilitasi Sekolah

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banggai menyoal program rehabilitasi sekolah yang diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam PPAS 2021.

Dalam rapat bersama atara Badan Anggaran DPRD Banggai dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Senin (24/8/2020), Anggota Banggar DPRD Banggai, Irwanto Kulap menilai database sekolah yang dimiliki Dinas Pendidikan tidaklah valid. Hal itu membuat program Dinas Pendidikan kerap berulang di sekolah yang itu itu saja.

“Selain database sekolah yang tidak akurat, juga soal perhatian pemerintah yang kurang pada dunia pendidikan agama,” kata Irwanto Kulap dalam rapat yang dipimpin Ketua Banggar DPRD Banggai, Suprapto itu.

“Contoh, sudah lama menunggu bantuan rehab untuk sekolah SD GKLB 1 Luwuk,sudah berulang ulang kali di usulkan tapi tidak kunjung ada,” kata Irwanto lagi.

Politisi Golkar itu juga mengingatkan perhatian untuk dunia pendidikan agama Islam dan Hindu. Karenapendidikan agama sangat pentingĀ  dalam meningkatkan manusia yang berahklak mulia dengan tidak mengenyampingkan pendidikan umum.

Wanto juga mengatakan, selain aspek pendidikan, maka aspek kebudayaan harus diperhatikan.

“Masa iya pembinaan lembaga adat dan penganutnya hanya di anggarkan 51 juta dan pengembangan kesenian tradisional cuman 27 juta. Terus bagaimana dengan visi-misi pemerintah tentang pelestarian kebudayaan,” tanya Wanto. URY

Pos terkait