Dandim Kunjungi Keluarga Berisiko Stunting di Bumi Beringin, Bentuk Komitmen Sebagai Ayah Asuh

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol., melakukan kunjungan kerja ke Desa Bumi Beringin, Jumat (5/8/2022). Kunjungan ini bentuk komitmen Dandim sebagai Ayah Asuh Keluarga Berisiko Stunting di desa tersebut yang menjadi desa asuhannya.

Kunjungan ke Desa Bumi Beringin ini, menjadi kunjungan kali kedua Dandim 1308 Luwuk Banggai, setelah Pemda Banggai meluncurkan Inovasi Ayah/Ibu Asuh Keluarga Berisiko Stunting pada 13 Juni 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan itu, Dandim Letkol Inf Dony Gredinand didampingi Ketua Persit, Pasiter, Supartono, Koramil Kota Luwuk, serta Babinsa.

Tidak hanya mengunjungi keluarga berisiko stunting, Dandim juga hadir untuk memberikan arahan pada diseminasi Audit Kasus Stunting yang dilaksanakan oleh Tim Audit Kasus Stunting.

Dalam arahannya, Dandim memberikan instruksi kepada anggotanya untuk melakukan update keluarga berisiko stunting secara ‘door to door’ bersama tim pendamping keluarga (TPK). Hal ini karena jumlah data ibu hamil dan anak balita bergerak setiap saat mengingat mobilitas penduduk di desa ini cukup tinggi.

Berikutnya Dandim berpesan agar semua sasaran seperti calon pengantin, pasangan usia subur yang tidak ber-KB, ibu hamil dan anak balita agar dimobilisasi untuk mengikuti Posyandu yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2022 mendatang annti.

Kemudian, menanggapi laporan Kepala Desa terkait keluarga yang belum memiliki jamban dan akses air bersih, Dandim berjanji akan bersama-sama Pemda berupaya dalam waktu cepat untuk mewujudkan.

“Pak Babinsa, Koramil, dan Pasiter, tolong laporan Kades ini dilengkapi dan segera kita rencanakan bagaimana cara mengatasinya,” pinta Dandim.

Sementara itu, Kepala Dinas P2KBP3A Banggai, Dr. dr. Anang S Otoluwa memberikan apresiasi kesungguhan dan komitmen Dandim sebagai ayah asuh ini.

Kehadiran Dandim 1308 Luwuk Banggai kata Kadis Anang, tentunya sangat membantu dalam menggerakkan keluarga berisiko stunting untuk berpartisipasi dalam program dan kegiatan percepatan penurunan stunting.

“Demikian halnya dalam mengawal agar program/kegiatan dari OPD, lintas sektor dan desa bisa sampai ke keluarga sasaran,” kata Anang, yang juga pernah menjabat sebagai Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai itu.

Usai mengikuti diseminasi Audit Kasus Stunting, Dandim dan rombongan, didampingi Kadis P2KBP3A, Camat Luwuk, Babinkamtibmas, dan TPK mengunjungi rumah keluarga anak balita. Dalam kunjungannya Dandim menyerahkan bantuan kepada keluarga tersebut. (*)

Pos terkait