Dana Desa Prioritas Pencegahan Covid-19

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Penggunaan dana desa (DD) tahun 2020 harus diprioritaskan untuk penanggulangan COVID-19. Kebijakan tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Desa (Mendes), Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

SE tersebut tentang petunjuk tatacara pencegahan penyebaran Virus Corona ditingkat desa. Dari itu, sebagai dasar bagi desa untuk melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2020 dengan cara menggeser pembelanjaan bidang, dan subidang lain menjadi bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan mendesak desa, dan bidang pelaksanaan pembangunan desa untuk kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD), sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

“Iya ada surat edaran memang, dan sudah ditindaklanjuti, agar desa-desa mengargarkan dalam APBDes pada bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak desa,” terang Kepala Seksi Keuangan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banggai, Adrianto Bakari kepada Banggai Raya, Selasa (31/3/2020).

Lanjut dia, untuk desa yang sudah menetapkan APBDes-nya harus dilakukan perubahan kembali terhadap dokumen tersebut. “Harus dilakukan perubahan APBDes,” ungkapnya.

Terkait dengan mengalokasikan anggaran penanggulangan covid-19 melalui pemotongan dana desa, pihaknya belum menerima regulasi tentang hal itu. “belum tau terkait informasi pemotongan DD dari kementrian keuangan. Jadi hanya alokasi anggaran soal penanganan bencana yakni melalui surat edaran Kementerian Desa nomor  8 tahun 2020,” terang dia. SAH

Pos terkait