Command Center Siap Dibangun, Mudahkan Bupati Pantau Kinerja OPD

BANGGAI RAYA– Keseriusan Pemerintah Kabupaten Banggai untuk menerapkan konsep Smart City kian terwujud dengan akan dibangunnya Command Center di tahun ini. 

“Minggu kemarin kegiatan ini sudah kontrak, dan ini akan dilaksanakan kurang lebih 4 bulan ke depan,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai Lesmana P. Kulap dalam rapat koordinasi persiapan pembangunan Command Center, Selasa (23/1/2024), di Kantor Bupati Banggai, Luwuk Selatan.

Kepala DKISP menjelaskan, Command Center merupakan pusat kendali yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk memantau, merespons, dan mengendalikan interaksi masyarakat dengan pemerintah, sehinga pengambilan keputusan bisa dilakukan secara cepat.

Command Center merupakan salah satu program Quick Wins yang ada dalam dokumen Masterplan Smart City Kabupaten Banggai.

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Bupati Banggai Amirudin dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa suatu daerah dikatakan maju, mapan, dan terinformasi, jika perangkat daerahnya seperti Dinas Kominfo berkembang.

“Inilah yang terus kita kembangkan, makanya di tahun 2024 ini saya mengatakan bahwa jangan sungkan-sungkan untuk menggelontorkan anggaran untuk DKISP ini, karena kita membutuhkan data dan informasi,” ujar Bupati Banggai.

“Ini adalah langkah maju yang kita lakukan, bagaimana kita bisa melihat masyarakat itu bisa tersentuh secara cepat, terlayani dengan baik,” tambahnya.

Di samping itu, kata Bupati Amirudin, Command Center memudahkan untuk memantau kinerja perangkat daerah secara realtime.

“Dinas Pendapatan Daerah, misalnya, kita bisa melihat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan secara realtime dari tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan,” kata dia.

BACA JUGA:  Rayakan Iduladha 1445 Hijriah, DSLNG Berbagi Kurban 17 Ekor Sapi

Kepala DKISP menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 23 perangkat daerah (OPD) yang telah melengkapi data yang akan diinput ke dalam dashboard Command Center.

“Ke depan, seluruh data kinerja OPD akan kita masukkan ke dalam dashboard dan ini akan update ke dalam aplikasi itu, realtime,” ujar Lesamana.

Pada kesempatan itu, Kepala DKISP menjelaskan sejumlah fitur dan modul yang dimiliki Command Center. Salah satunya, Survellaince Dashboard. Modul tersebut akan menayangkan tampilan langsung dari cctv yang terpasang di berbagai lokasi.

“Untuk tahun ini, kita akan memasang 275 cctv yang akan di pasang di sejumlah titik dari bandara sampai Desa Bunga,” kata Lesmana.

Modul lainnya yakni, Emergency Button System Platform. Modul ini akan membuka saluran komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah sehingga diharapkan masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saran, dan feedback, serta meminta bantuan melalui berbagai fitur yang disediakan.

BACA JUGA:  Suami di Luwuk Selatan Tega Aniaya Istri Pakai Obeng Hingga Tak Sadarkan Diri 

Untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan program penanggulangan stunting, Command Center juga dilengkapi fitur Stunting Dashboard yang dapat memberikan pemantauan mengenai data stunting, termasuk penyebaran, pengobatan, dan tingkat kesembuhan.

Seluruh modul tersebut, kata Lesmana, akan terintegrasi ke dalam satu aplikasi. “Kami mengusulkan, namanya Banggai Digital Service. Harapannya, pada saat masyarakat menggunakan aplikasi ini, masyarakat tahu bahwa seluruh pelayanan digital Kabupaten Banggai ada di aplikasi ini,” terang Kepala DKISP.

Ruang Command Center yang dilengkapi dengan 7 server serta 12 layar (screen) berukuran 55 inch akan dibangun di Kantor Bupati Banggai. (*)