Cetak Generasi Qurani, SDIT Madani Luwuk Wisuda 30 Hafiz

  • Whatsapp
ABADIKAN momen saat wisuda. FOTO: IST

BANGGAI RAYA – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Madani Luwuk terus mencetak generasi qurani atau hafiz (penghafal Alquran). Sabtu (11/6/2022) akhir pekan kemarin, sekolah yang dipimpin Vebri Oktavina ini kembali mewisuda sekitar 30 peserta didik kelas 6 yang telah menyelesaikan target hafalannya.

 Untuk diketahui, SDIT Madani Luwuk menargetkan hafalan 2 juz kepada setiap peserta didiknya. Ini merupakan salah satu program unggulan setiap sekolah swasta yang bernaung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT).

Bacaan Lainnya

Kegiatan wisuda hafiz angkatan ke-5 yang dipusatkan di salah satu hotel di kota Luwuk dan berlangsung sejak pukul 09.00 wita ini pun turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai, yakni Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (PPD), Sukriadi Lalu, Koordinator Pengawas SD se-kecamatan Luwuk, Silvone Sesa, serta Pemerhati Pendidikan Kabupaten Banggai, Kris Yulianto.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Vebri Oktavina memberikan kredit positif khusus kepada guru-guru Quran SDIT Madani Luwuk.

“Alhamdulillah. Semua ini (penyelesaian target hafalan) dapat berjalan dengan lancar tidak lepas dari peran dan upaya guru Quran yang luar biasa. Mereka yang dengan sabarnya mendampingi dan membimbing anak saleh-salihah dalam menyempurnakan hafalan 2 juz meskipun dengan keterbatasan waktu dikarenakan pembelajaran yang baru kembali normal pasca pandemi. Namun patut kita berikan apresiasi yang mana dalam 2 bulan terakhir guru-guru Quran ini mengadakan kegiatan-kegiatan khusus untuk mengejar atau melakukan percepatan hafalan anak-anak yang dimulai dari kegiatan mabit (malam bina iman dan takwa), dan Quran Camp,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Sekolah Vebri Oktavina pun mengapresiasi orangtua peserta didik karena telah memercayakan sekolahnya untuk mendidik anak-anak.

“Ucapan terima kasih kepada orangtua  karena telah menjadi mitra dan selalu mendukung kami dalam melakukan kegiatan-kegiatan sekolah. Kami berharap ayah-bunda tidak pernah putus-putus dalam memotivasi putra-putrinya untuk terus membaca, menghafal dan menadaburi Alquran. Sebab ini merupakan investasi (akhirat) sebenarnya baik untuk orangtua, maupun bagi kami sebagai pendidik,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PPD Disdikbud Banggai, Sukriadi Lalu dalam sambutannya juga ikut menyampaikan apresiasi. Sukriadi sendiri tidak menampik, di zaman milenial ini, dengan tantangan yang semakin berat bagi para peserta didik karena kemajuan teknologi yang kiat pesat dan tak terbendung, banyak orangtua yang lebih memilih untuk memasukkan anak-anaknya di sekolah yang mengorientasikan pendidikan dalam hal agama untuk membentuk karakter dan akhlak yang baik.

“Bisa dilihat di lapangan, sekolah-sekolah konvensional sekarang sudah kurang diminati, karena orangtua lebih memilih sekolah Islam atau pesantren.”

Di akhir sambutan, Sukriadi pun berharap, SDIT Madani Luwuk dapat terus konsisten untuk melaksanakan program unggulannya dalam mencetak generasi Qurani di tanah kabupaten Banggai.

Usai melakukan sejumlah penampilan, seperti menari, membacakan puisi, berpidato dalam tiga bahasa: Arab, Inggris dan Saluan, kegiatan wisuda hafiz bertema “Mencetak Generasi Qurani Berjiwa Rabbani Menyongsong Masa Depan Berprestasi” ini pun diakhiri dengan foto bersama para guru, peserta didik dan juga orangtua. ZUL

Pos terkait