Cerita Sepasang Bule Turki Ketagihan Nasi Campur Warung Ijo Tosca Luwuk, Sayur Pepaya Jadi Favoritnya

BANGGAI RAYA- Kuliner tradisional seperti sayur pepaya, ternyata tidak hanya digemari masyarakat lokal. Bahkan bule dari Turki, negara di Timur Tengah juga doyan makan sayur pepaya.

Bahkan, karena merasa ketagihan dan enak, sepasang Bule asal Turki ini mendadak jadi pelanggan di Warung Ijo Tocsa Luwuk, tepatnya di jalan Rajawali.

Selama berada di Kota Luwuk, sepasang Bule ini setiap hari datang ke Warung itu untuk membeli nasi campur. Sayur Pepaya koris menjadi salah satu andalan menu pilihannya atau favorit.

Aktivitas sepasang bule belanja nasi campur itu pun direkam dan siarkan langsung pemilik warung makan Ijo Tocsa Rajawali Luwuk.

Terlihat video yang disiarkan akun facebook Rytha Sopyan, sepasang Bule asal Turki ini begitu senang belanja nasi campur.

BACA JUGA:  Bupati Banggai Santuni 80 Anak Yatim Piatu di Kecamatan Moilong

Sang Bule terlihat menunjuk bahkan mengambil sendiri sayur-sayur serta lauk yang diinginkan. Selain harganya murah, makanan di warung Ijo Tocsa ini bikin ketagihan.

Owner Warung Ijo Tocsa Rajawali Luwuk, Siti Masyita Sopyan mengaku senang karena warungnya jadi tempat langganan bule selama beberapa hari ini.

“Selama empat hari, sepasang Bule asal Turki datang belanja nasi campur di warung saya (Ijo Tocsa),” kata Siti Masyita Sopyan kepada Banggai Raya, Selasa malam 29 Mei 2023, via pesan WhatsApp.

Ia mengaku, tak tahu apa yang bikin pasangan bule suami istri ini ketagihan dengan nasi campur di Warung Ijo Tocsa.

“Cuma dia bilang i like pepaya. Say tanya di Turki tidak ada pepaya ? dia bilang No, di Turki no pepaya,” tutur Siti Masyita Sopyan, menceritakan kisah sang Bule yang ketagihan dengan jualannya.

BACA JUGA:  Pastikan Kesiapan Pilkada, Badan Kesbangpol Banggai Gelar Rapat Evaluasi

Ia menyebutkan, sepasang bule yang diketahui bernama Muhammad dan Derya ini, kebetulan menginap di Ayana Hils Home Stay. Tak jauh, atau dekat dengan warung makan Ijo Tocsa Rajawali.

Sebelum akhirnya berlangganan beli nasi campur di Warung Ijo Tocsa Rajawali Luwuk, siapa sangka kedua bule ini sempat kecewa. Ya, kecewa karena nasi campurnya sudah habis.

“Pertama dia datang siang-siang, makananku (jualannya) sudah habis. Dan mereka tanya kalau malam jualan? Saya bilang tidak. Nanti besok pagi sampai siang baru jualan,” jelasnya.

Tidak mau kehabisan nasi campur, di hari berikutnya sang Bule pun datang lebih awal ke warung Ijo Tocsa Rajawali Luwuk.

“Besok siangnya dia datang beli makanan, dan seterusnya. Satu hari dua kali dia datang. Menu favoritnya pepaya koris,” akunya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, DSLNG Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara

Ia mengaku senang, karena Warung Makannya tidak hanya digemari masyarakat Kota Luwuk tapi juga bule.

“Tentunya senanglah. Jadi Warung Ijo Tocsa ini jual nasi campur, sayur masak dan ikan masak. Nasi campur Rp10 ribu satu porsi,” terangnya.

Setelah beberapa hari jadi pelanggannya, sepasang bule asal Turki ini konon telah meninggalkan Kota Luwuk. Selasa kemarin, jadi hari terakhir mereka belanja di Warung Ijo Tocsa Rajawali Luwuk.

Mengetahui akan menjadi hari terakhir belanja di Warung Ijo Tocsa Rajawali Luwuk, owner pun tak menyia-nyiakan momen tersebut.

Tidak hanya video yang direkam langsung, tapi owner bersama rekan-rekannya itu mengabadikan momen dengan foto bersama sebagai kenangan-kenangan. (*)

Pos terkait