Bupati Banggai Minta Tim Pimpinan Sekkab Kaji Penyelesaian Kasus Penggusuran Tanjung

BANGGAI RAYA-Bupati Banggai Amirudin Tamoreka akhirnya menerima perwakilan warga Tanjungsari Kelurahan Karaton Luwuk yang berunjuk rasa, Senin siang (28/11/2022).

Sejumlah perwakilan warga Tanjung bertemu bupati dan sejumlah pejabat Pemda Banggai di ruang rapat khusus.

Di hadapan bupati, warga mempertanyakan soal langkah dan tanggung jawab Pemda, terutama ganti rugi dan penyelesaian korban penggusuran. Sebab sudah 5 tahun kasus tersebut tidak selesai. Warga juga menyebut bahwa mereka telah mengirimkan surat permohonan berdialog dengan bupati.

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Namun Bupati Amirudin mengaku tidak menerima surat warga untuk permintaan berdoalog tersebut. Bupati kemudian mengarahkan pada Kabag Tapem untuk menjelaskan langkah yang telah dilakukan Pemda Banggai terkait kasus penggusuran di Tanjung.

Kabag Tapem Andi Nur Syamsi Amir menjelaskan, sudah ada surat bupati ke Gubernur Sulteng, dan informasinya masih dalam kajian Biro Hukum Setprov Sulteng.

Pemprov kata dia, juga meminta ada proposal permintaan bantuan dari warga Tanjung. Dan Bagian Tapem juga sudah menerima perwakilan warga Tanjung dan meminta mengajukan permohonan bantuan dan proposal kepada Pemda Banggai untuk dilanjutkan ke Pemprov Sulteng. “Tapi sampai hari ini belum ada surat atau proposal permohonan dari warga,” kata Andi Nur Syamsi.

BACA JUGA:  Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan

Soal permintaan agar warga nembuat proposal ini, diprotes warga Tanjung. Mestinya kata warga, Tim Pemda yang membuat proposal tersebut.

Guna menengahi masalah ini, Bupati Amirudin meminta agar tim yang diketuai Sekkab segera membuat perencanaan proposal secara bersama, apakah masuk biaya tak terduga atau bagaimana .

BACA JUGA:  Suami di Luwuk Selatan Tega Aniaya Istri Pakai Obeng Hingga Tak Sadarkan Diri 

Tim agar segera berembuk dan melibatkan warga, guna mengkaji penyelesaian permasalahan di Tanjung. “Nanti Selasa depan hasil kerja tim terkait permohonan warga akan kita bahas bersama,” kata bupati.

Bupati Amirudin yang mengaku tengah memiliki tugas lain yakni menggodok RAPBD, kemudian meminta tim termasuk Sekkab, melanjutkan rapat bersama warga. DAR

Pos terkait