Bupati Amirudin Serahkan Langsung Bantuan untuk Keluarga Risiko Stunting

BANGGAI RAYA– Sebanyak 400 keluarga risiko Stunting di lima kecamatan menerima bantuan pangan yang diserahkan langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin MM., AIFO., Selasa siang 13 Febuari 2024 di Graha Pemda.

Turut hadir dan ikut menyerahkan bantuan keluarga risiko Stunting ini Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai, Raden Wisnu Bagus Wicaksono, perwakilan Polres Banggai dan Kodim 1308 Luwuk Banggai.

Bantuan berupa telur, beras, hingga buah itu merupakan program Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Banggai di bawah pimpinan Kadis Faisal Karim.

Adapun 400 keluarga penerima manfaat bantuan risiko Stunting ini tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Luwuk, Luwuk Utara, Luwuk Selatan, Luwuk Timur plus Kecamatan Nambo.

BACA JUGA:  PSU dua TPS di Banggai, Pemilih 'Modal KTP' Tak Dilayani

Dalam laporannya, Kepala Dinas P2KBP3A Banggai, Faisal Karim mengatakan, 400 keluarga penerima manfaat bantuan risiko Stunting ini terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki anak balita usia 2 tahun dan lanjut usia (Lansia).

“Perlu kami sampaikan bahwa penerima manfaat ini sebanyak 400 orang, ini sudah termasuk tambahan dari Lansia,” ungkap Kadis Faisal Karim di hadapan Bupati dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Faisal juga menyanjung Bupati Banggai atas perhatian dan kepeduliannya kepada kesejahteraan masyarakat.

“Tadinya yang kita undang ini tidak ada Lansia, tapi karena kepedulian Pak Bupati, beliau ingin Lansia juga disentuh dan mendapat bantuan. Luar biasa Pak Bupati,” sanjung Kadis, yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

BACA JUGA:  Pemilu 2024, TPS 12 Luwuk Gelar Pemungutan Suara Ulang

Bantuan keluarga risiko Stunting untuk saat ini sambung Kadis, dikhususkan untuk lima kecamatan. “Seharusnya 24 kecamatan, hanya saja ini jelang Pemilu. Jadi sisanya setelah Pemilu selesai (baru akan disalurkan),” terangnya.

Kemudian, Kadis Faisal juga mengatakan, untuk penanganan keluarga risiko Stunting, instansinya mendapatkan support dari Dinas Kesehatan berupa vitamin untuk para calon pengantin. Tujuannya tak lain, agar nantinya dapat melahirkan anak yang tidak berisiko stunting.

Sementara itu, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin MM., AIFO., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini.

“Siang ini kita hari dalam rangka menyerahkan bantuan keluarga berisiko stunting. Bapak ibu, tidak ada sesuatu yang sangat berharga di dunia ini kecuali keluarga. Terlebih khusus anak kita,” ucap Bupati.

BACA JUGA:  Hari Ini, 252 Warga Karaton Lakukan Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 

Bahkan bagi pengantin yang belum memiliki anak atau buah hati kata Bupati, akan berupaya untuk mendapatkan momongan.

“Indonesia hari ini, telah dicanangkan Indonesia emas, termasuk salah satu kegiatannya adalah mencetak generasi emas pada 2045,” katanya.

Dengan program itu, tidak sedikit anggaran yang telah digelontorkan Pemerintah, baik itu Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Bupati berharap, dengan berbagai program yang telah dilakukan, diharapkan tahun 2024 ini angka stunting bisa turun menjadi 14 persen sesuai target dan harapan bersama. 

Dalam kesempatan itu, hadir juga para Camat dari lima kecamatan yakni Kecamatan Luwuk, Luwuk Selatan, Luwuk Utara, Luwuk Timur dan Nambo. (*)

Pos terkait