Bupati Amirudin Lantik Pengurus Perkumpulan Kuliner Teluk Lalon

BANGGAI RAYA- Bupati Banggai H. Amirudin melantik Pengurus Perkumpulan Pedagang Kuliner (PPK) Teluk Lalong Luwuk di Gedung Koni Banggai, Senin malam (23/1/2024).

Pengukuhan ini dilakukan pasca pemilihan pengurus yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kepengurusan baru ini mewadahi jumlah pedagang Teluk Lalong sebanyak 66 orang. Para pedagang kuliner ini masuk dalam pembinaan Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Banggai serta wilayah Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai.

Bupati Banggai H. Amirudin dalam sambutannya meminta agar dalam beberapa hari kedepan, pengurus inti yang terpilih harus melengkapi susunan organisasinya, sehingga lebih terarah maksud dan tujuan dari perkembangan organisasi.

BACA JUGA:  Dukung Penanganan Stunting, Pertamina EP DMF Berikan Bahan Pokok Penting untuk Balita Risiko Stunting

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kadis Pariwisata dan Kadis Koperasi Kabupaten Banggai yang sudah berinisiatif untuk melakukan pengukuhan ini.

“Jika hari ini yang terbentuk adalah pengurus Perkumpulan Pedagang Teluk Lalong, mungkin bulan depan sudah ada Perkumpulan Pedagang Kuliner Alun-Alun, dan akan ada lagi Perkumpulan Pedagang Kuliner KM 5. Ini yang sudah nyata,” kata Bupati.

Menurutnya, Teluk Lalong juga akan ditata. Orang-orang yang menempati, yang betul-betul adalah pedagang. “Bukan orang yang membeli tempat, kemudian menyewakan kepada pedagang. Setiap pedagang yang menjual, itu harus ada rekomendasi dari pengurus,” ungkap Bupati Amirudin.

BACA JUGA:  Tambah 2 Tahun, 250 Kades dan 1.400 Anggota BPD di Banggai Segera Dikukuhkan, Ini Jadwalnya!

Untuk Alun-Alun kata Bupati, beberapa Bank seperti Bank Sulteng, BRI, BSI, Mandiri, dan BNI akan membuatkan gerobak untuk kuliner. “Semuanya sama dan seragam, dan ada tulisan binaan dari bank yang bersangkutan.” Tambahnya.

Kepada setiap pedagang direncanakan langsung akan diberikan KUR tanpa agunan, tapi yang memang betul-betul pedagang. Besaran KUR akan dilihat dari apa jenis dagangannya.

Bupati mengingatkan, saat di tahun 2022 paasca Covid-19, perekonomian Kabupaten Banggai anjlok luar-biasa. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai sampai minus 2,3%. Dengan beberapa gebrakan yang dibuat oleh Pemerintah, dari minus 2,3 pertumbuhan ekonomi naik menjadi 2,3%.

BACA JUGA:  Dukung Penanganan Stunting, Pertamina EP DMF Berikan Bahan Pokok Penting untuk Balita Risiko Stunting

Berdasarkan data statistik lanjut Bupati Amirudin, penyumbang kenaikan pertumbuhan ekonomi pada saat itu adalah dari Pedagang Kaki Lima dan UMKM, mengalahkan produksi migas yang ada di Kabupaten Banggai. Nanti di tahun 2023 saat kita naik di angka lebih dari 7%, penyumbang utamanya adalah migas.

“Kembali ke perkumpulan pedagang Bupati berharap, bila sudah ada tiga yang terbentuk dan berjalan, akan ada perkumpulan besarnya, yaitu Perkumpulan Pedagang Kuliner Kabupaten Banggai, kata Bupati Amirudin mengakhiri sambutannya. NAL/*