BPJS Kesehatan Sediakan Pelayanan Berbasis Chatting

BANGGAI RAYA- Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyediakan sistem pelayanan Chat Assintant JKN (Chika) bagi masyarakat. BPJS Kesehatan meluncurkan layanan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengurus keperluan JKN-KIS tanpa harus ke kantor BPJS Kesehatan.

Layanan tersebut adalah Chat Assistant JKN (Chika) dan Vika. Layanan Chika merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon melalui sistem atau artifical intelligence.

Chika dapat diakses melalui media sosial seperti Whatshapp, Telegram dan Facebook Massenger. Kini peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat mengajukan informasi dan pengaduan terkait JKN-KIS tanpa harus meninggalkan rumah.

Chika sendiri merupakan layanan dalam bentuk chatbot, atau layanan informasi yang secara otomatis direspon oleh sistem. Melalui Chika ini, peserta JKN–KIS dapat mengakses pelayanan untuk cek status peserta, cek tagihan, registrasi peserta, perubahan data fasilitas kesehatan, maupun informasi letak fasilitas kesehatan atau kantor BPJS Kesehatan terdekat melalui media sosial Whatsapp (08118750400), Facebook (BPJSKesehatanRI) maupun Telegram (https://t.me/BPJSKes_bot).

BPJS Kesehatan Luwuk menyediakan pelayanan Chika (Chat Assistant JKN). Apa saja yang dapat dilakukan Chika, yaitu memberikan informasi terkait status kepesertaan dan tagihan iuran peserta, manfaat dan prosedur pelayanan kesehatan program JKN-KIS, prosedur pendaftaran peserta program JKN-KIS, prosedur dan ketentuan perubahan data peserta, lokasi fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan serta lokasi BPJS Kesehatan.

Dalam melayani pendaftaran dan perubahan data peserta yang tergabung dengan aplikasi mobile JKN. Untuk live chat dengan BPJS Kesehatan, telah tersedia, melalui care center 1500 400.

“Iya, kami memberikan pelayanan Chika pada masyarakat Luwuk-Banggai. Serta pemberian subsidi bagi peserta mandiri, untuk kelas 3 sebesar Rp42 ribu perbulan, warga hanya bayar Rp25.500, karena pemerintah telah subsidi sebesar Rp16.500,” kata salah seorang petugas keamanan BPJS Kesehatan Luwuk, Hany kepada Banggai Raya, Senin (13/7/2020).

Untuk pembayaran iuran peserta BPJS Kesehatan mandiri, harus tepat waktu, sebelum tanggal 10 setiap bulan berjalan. Bagi peserta mandiri (PBPU/BP) kelas 3, pemerintah telah menyediakan bantuan iuran sebesar Rp16.500 per orang/bulan.

Ketentuan iuran JKN-KIS per 1 Juli 2020 bagi peserta mandiri (PBPU/BP) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020, bahwa kelas 3 sebesar Rp42 ribu per orang/bulan, kelas 2 Rp100 ribu per orang/bulan dan  kelas 1 sebesar Rp150 ribu per orang/bulan.

Ketentuan itu sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 64 tahun 2020, pasal 34 ayat 1 huruf a (2) dan (3).Khusus peserta kelas 3, di tahun 2020 ini hanya membayar iuran sebesar Rp25.500, karena pemerintah telah menyediakan bantuan iurang sebesar Rp16.500. RUM

77 Pengunjung membaca berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!