BPJS Kesehatan Berikan Edukasi Kepada Peserta Prolanis

BPJS Kesehatan Berikan Edukasi Kepada Peserta Prolanis

BANGGAI RAYA- Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Sanny Christian Mangundap menyebut pemahaman peserta menjadi salah kunci keberhasilan penyelenggaraan Program JKN.

Sanny mengatakan, sosialisasi dan edukasi diperlukan untuk meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya menjadi peserta Program JKN serta menambah pemahaman terkait prosedur dan alur yang harus dilewati peserta JKN saat membutuhkan layanan kesehatan.

Dia pun menegaskan, sebagai lembaga yang diamanatkan oleh Undang-Undang untuk menyelenggarakan Program JKN. Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa BPJS Kesehatan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas bagi seluruh penduduk Indonesia.

“Sebagai peserta JKN, setiap peserta sudah seharusnya mengetahui hak dan kewajibannya dalam program ini,” ungkap Sanny saat ditemui terpisah seusai pelaksanaan kegiatan sosialisasi dengan tajuk Sambung Rasa Peserta JKN Bersama Komunitas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), di Puskesmas Kampung Baru, Sabtu (20/05).

Sanny menerangkan, pihaknya juga memberikan pemahaman kepada anggota komunitas peserta JKN mengenai pentingnya melakukan perilaku hidup sehat serta sikap gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan diri.

BACA JUGA:  Meneropong Keadilan Islam dalam Kasus Vina, Sebelum 7 Hari: Sebuah Refleksi Hukum dan Moral

Sanny juga menyampaikan, sebagai bentuk komitmen optimalisasi layanan, saat ini BPJS Kesehatan terus melakukan berbagai terobosan untuk mempermudah peserta JKN dalam mendapatkan haknya. 

“Transformasi mutu layanan menjadi fokus kami dalam memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta. Pelayanan yang cepat, mudah dan setara menjadi tujuan kami untuk meningkatkan kepuasan dan kenyamanan peserta JKN di fasilitas kesehatan,” terang Sanny.

Sanny kemudian menambahkan, peserta yang hadir diharapakan dapat mengerti, memahami dan berperan aktif untuk dapat meneruskan informasi yang diterima kepada keluarga, sahabat, tetangga hingga ke semua masyarakat di lingkungannya.

Sementara Itu, Kepala Puskesmas Kampung Baru, Indrawati R. Laamiri mengapresiasi upaya BPJS Kesehetan Cabang Luwuk dalam penyelenggaraan sosialisasi tersebut. Dirinya mengaku senang dengan komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi kepada peserta Program JKN sebagai bentuk kepedulian. Dia menilai upaya ini tentunya akan membuat peserta Program JKN dapat mengetahui berbagai informasi terbaru seputar JKN.

BACA JUGA:  Rayakan IdulAdha, Pekerja JOB Tomori dan Mitra Kerja Salurkan 29 Ekor Hewan Qurban

“Sambung Rasa Program Peserta JKN tentunya sangat bermanfaat bagi peserta, khususnya peserta Prolanis. Selain pemberian informasi, pihak BPJS Kesehatan juga membuka interaksi langusng dengan peserta JKN terkait jika ada aduan layanan selama berada di fasilitas kesehatan,” kata Indrawati.

Indrawati juga menyatakan, sebagai wujud janji layanan, dia dan jajaranya akan selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada peserta JKN tanpa membedakan, serta terus secara berkesinambungan melakukan perbaikan pelayanan di Puskesmas Kampung Baru.

Senada dengan itu, Nursia yang merupakan salah satu peserta kegiatan yang hadir dan juga adalah peserta Prolanis di Puskesmas kampung baru ini mengungkapkan, selama ini pelayanan yang diterimanya di Puskesmas Kampung Baru sudah cukup baik. Dia mengucapkan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah bersedia datang secara langsung untuk memberikan wawasan baru kepada dia dan anggota komunitas Prolanis lainnya.

BACA JUGA:  Idul Adha 1445 H, Masjid An Nuur Luwuk Sembelih 11 Ekor Sapi Kurban

“Sangat bagus, banyak informasi yang sebelumnya tidak kami ketahui, sekarang menjadi jelas. Seperti layanan obat, rujukan, hak peserta dan lain lain. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala agar kami menjadi terus update dengan perkembangan yang ada,” ungkap Nursia

Sebagai peserta Prolanis sekaligus peserta Program Rujuk Balik (PRB), Nursia juga merasa wajib mengetahui apa – apa saja regulasi terbaru yang ada dalam Program JKN, baik ketentuan ketentuan baru maupun peningkatan mutu layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan.

“Saya adalah peserta yang secara rutin memanfaakan kepesertaan Program JKN, sehingga pemahaman informasi terbaru sangat perlu untuk saya peroleh dalam mendapatkan hak saya. Kegiatan ini sangat membantu,” tutup Nursia. (*)

Pos terkait