BPJamsostek Banggai Target 8.137 Peserta Mandiri

BANGGAI RAYA- Setiap pekerja baik pekerja yang bekerja di sebuah perusahaan maupun pekerja mandiri, tentunya memiliki risiko yang sama. Baik itu risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Olehnya, setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan BPJamsostek.

Peserta mandiri yang terdaftar di BPJamsostek Banggai yang aktif saat ini sebanyak 1.382 orang. Namun pendaftar peserta mandiri keseluruhannya 2.813 orang.

Kepala BPJamsostek Banggai, Sahid Wahid kepada Banggai Raya, Rabu (5/8/2020) mengatakan, untuk tahun ini instansinya menargetkan pekerja mandiri yang mendaftar sebagai peserta sebanyak 8.137 orang. Itu mencakup tiga wilayah yakni Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

“Adapun profesi yang menjadi sasaran dalam peserta pekerja mandiri ini adalah seperti usaha dagang, kaki lima atau lapak, petani, nelayan dan lain-lain. Tukang ojek dan pengacara juga bisa (mendaftar BPJamsostek),” ujar Sahid Wahid.

Dengan mendaftar sebagai peserta BPJamsostek kata Sahid, sebagai upaya untuk mengantisipasi resiko dan menabung untuk di masa tua. “Iuranya juga murah hanya Rp16.800 untuk dua program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” jelasnya.

Dengan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek, jika nelayan maupun petani mengalami kecelakaan kerja akan ditanggung sepenuhnya biaya pengobatan dan perawatannya oleh BPJamsostek. Begitu pun jika terjadi risiko kematian di luar hubungan kerja, maka ahli waris akan mendapatkan santunan kematian dan biaya pemakaman sebesar Rp42 juta.

“Semoga saja tahun ini target 8.137 peserta pekerja mandiri ini bisa tercapai. Dan tentunya untuk mencapai ini, kami sementara gencar membangun kerja sama dengan instansi-instasi terkait. Semoga tercapai,” harapnya. JAD

97 Pengunjung membaca berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!