Berlangsung 4 Hari, Pagelaran Seni Budaya Andio Diawali Tari Molambot Sawe

BANGGAI RAYA- Untuk kedua kalinya, masyarakat adat Andio di Kecamatan Masama menggelar Pagelaran Seni Budaya Andio 2023 sejak Kamis malam (28/12/2023) hingga Minggu malam (31/12/2023) di lapangan Kaliwaru Tangeban-Taugi.

Pembukaan kegiatan diawali tarian Molambot Sawe atau menerima tamu dan sejumlah tarian lain serta seni bela diri kontau dan seni morerengku’i atau seni menggunakan lesung tempat mengolah padi menjadi beras.

Bosaano Masama Rahmad Djalil dalam sambutannya menyampaikan sedikit tentang sejarah Andio. Kebosaanoan Masama sejatinya sudah berusia lebih 400 tahun. Memekarkan Masama itu perkara mudah, yang sulit adalah meyakinkan berbagai pihak agar mengakui Andio sebagai bagian dari Babasal menjadi Babasalan atau Banggai Balantak Saluan Andio. Andio itu tidak kecil kata dia, sebab ada sejarah panjang dan melewati upaya penghapusan oleh Belanda.

BACA JUGA:  Tambah 2 Tahun, 250 Kades dan 1.400 Anggota BPD di Banggai Segera Dikukuhkan, Ini Jadwalnya!

Camat Masama Hidayat Dulu mengatakan, pagelaran ini adalah upaya untuk melestarikan adat dan budaya Andio. “Kalau kita tidak beradat, bisa jadi kita biadab,” kata Hidayat.

BACA JUGA:  Dukung Penanganan Stunting, Pertamina EP DMF Berikan Bahan Pokok Penting untuk Balita Risiko Stunting

Bupati Banggai yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Nurdjalal dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan mengatakan, insyaAllah dengan anggaran per kecamatan Rp5 miliar, bisa juga digunakan menggali potensi kebudayaan dan melaksanakan kegiatan seni dan budaya.

Pembangunan kebudayaan, pembangunan seni dan budaya tidak bisa dilepaskan dari pembangunan daerah secara keseluruhan. Sementara pagelaran seni dan budaya adalah bentuk apresiasi terhadap budaya tempo dulu yang memang harus dilestarikan.

“Pagelaran ini juga untuk memperkenalkan seni dan budaya Andio kepada masyarakat luas terutama generasi muda dan ini sesuai dengan visi misi pemerintah daerah,” kata bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Nurdjalal.

BACA JUGA:  Dukung Penanganan Stunting, Pertamina EP DMF Berikan Bahan Pokok Penting untuk Balita Risiko Stunting

Pagelaran seni dan budaya Andio ini diisi sejumlah olahraga tradisional seperti
patengkang atau engrang, lomba mencukur kelapa, mo uman-uman atau bercerita, pidato bahasa Andio hingga napak tilas mengunjungi Gua Wira dan Bukit Talubang yang memiliki kaitan dengan sejarah perjuangan warga Andio. DAR