Berbekal Hobi Petualang, Dokter Fifi Siap Aspirasikan Sektor Kesehatan Sulteng Melalui PKS

BANGGAI RAYA- Meskipun selama ini beraktivitas di kliniknya di Jakarta Timur dan Jakarta Utara, namun saat perhelatan politik Pemilu 2024 ini, dr Hj Fifi Mutiah lebih memilih Sulawesi Tengah sebagai daerah perjuangannya.

Melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini memang menyukai tantangan dan hobi bertualang. Karena bertualang itulah, ia menyatakan kecocokannya dengan profil Sulawesi Tengah. Daerah dengan geografi sempurna yakni darat, laut dan pegunungan hingga deretan pulau kecil ini, menarik perhatian dokter Fifi. Dengan kondisi daerah dimana sektor kesehatannya masih tertinggal di banding daerah lain, menjadi tantangan untuk dibenahi.

BACA JUGA:  Naik Turunnya Keuangan Syariah: Refleksi Ketidaksempurnaan

Berbicara kepada wartawan di Warkop Ruang Rasa Luwuk, Kamis (3/8/2023), dokter Fifi yang didampingi suaminya Irjen Pol (Purn), Ketua DPD PKS Banggai Rahmat serta anggota DPRD Banggai dari Fraksi PKS Iswan Kurnia Hasan, mengatakan bahwa ketika ia terpilih sebagai anggota DPR RI nanti, maka targetnya adalah mengaspirasikan kepentingan masyarakat Sulteng agar lebih sehat dan sejahtera.

Sebagai bakal calon anggota DPR RI dari PKS, dokter Fifi mengaku akan mengadakan pengobatan gratis dan khitanan massal, serta ikut mendorong program penanggulangan stunting.

BACA JUGA:  Wisatawan Asal Jakarta Tujuan Danau Ubur-Ubur Bokan Kepulauan Karam di Perairan Matanga

Dokter Fifi juga mengaku akan ikut memberikan penyuluhan UMKM, sebab UMKM ini yang bertahan di masa pandemi lalu. “UMKM yang bertahan di masa pandemi , dibanding industri besar, karena banyak industri collapse,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat harus dibangun kreativitasnya agar bisa membuka usaha sendiri. “Lulusan sekolah harus diberikan muatan agar mereka berpola pikir jadi pengusaha,” kata dia.

Terkait pelayanan kesehatan dan BPJS, dokter Fifi juga menilai di Sulteng ini belum optimal, berbeda dengan di Jakarta atau Jabar.

Menyangkut kondisi sumber daya manusia kesehatan yakni tenaga medis yang masih kurang, bahkan ada fasilitas kesehatan yang tidak memiliki nakes memadai, dokter Fifi mengatakan hal itu akan menjadi salah satu catatannya. “Ketika terpilih, maka sebagai wakil rakyat harus berbicara dengan Kemenkes soal kondisi di Sulteng ini, khususnya di Kabupaten Banggai,” ujar caleg PKS yang berharap menduduki Komisi 9 yang membidangi kesehatan dan BPJS ini ketika terpilih.

BACA JUGA:  Suami di Luwuk Selatan Tega Aniaya Istri Pakai Obeng Hingga Tak Sadarkan Diri 

Sulteng kata dia, memang agak tertinggal di banding daerah lain, sehingga harus mendapat perhatian lebih, dan aleg terpilih harus memperjuangkan kondisi ini di Kemenkes. DAR