Berbahan Kelapa, Hadija Mahasiswi KKN Ini Luncurkan Produk Kesehatan dan Kecantikan

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Berbahan dasar kelapa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB) yang tengah melaksanakan KKN ini mampu meluncurkan produk untuk kesehatan dan kecantikan.

Produk kesehatan dan kecantikan Virgin Coconut Oil (VCO) ini hasil dari ekstraksi kelapa. Inovasi luar biasa ini lahir dari tangan Hadija D. T Lasima, mahasiswa peserta KKN di kampus hijau tersebut.

Bacaan Lainnya

Meluncurkan produk kesehatan dan kecantikan berbahan kelapa ini,  Hadija ingin memanfaatkan potensi alam yang ada di desa tempatnya ber-KKN. Yakni Desa Timbong, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut yang akan akan kelapa.

Untuk proses pembuatannya kata Hadija mahasiwi berjilbab ini, terbilang mudah dan bisa dilakukan siapa saja.

Begini cara pembuatannya. Pertama proses fermentasi dilakukan dengan cara sederhana yakni menggunakan daging kelapa tua yang sudah diperas dan menjadi santan.

“Santan tersebut disimpan dalam wadah dan biarkan dalam jangka 24 jam untuk memisahkan air, ampas kelapa, dan minyak bening. Minyak bening inilah yang akan diambil dijadikan VCO (Virgin Coconut Oil),” beber Hadija kepada Banggai Raya, Sabtu (6/8/2022).

Ia meyakini, VCO memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan kecantikan. Menurut ulasan hellosehat.com tentang nutris dan fakta, VCO memilki 5 Manfaat yaitu empertajam fungsi Kognitif, membunuh Mikroorganisme berbahaya, mengurangi Frequensi kejang, mempermudah proses pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.

“VCO ini dipercayai memiliki manfaat besar tidak hanya bagi kesehatan, tapi juga bagi kecantikan,” aku Hadija.

Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan KKN Posko Banggai Tengah, Wahyudin Abd Karim mengatakan, Desa Timbong merupakan salah satu desa penghasil kelapa cukup besar di Kabupaten Banggai Laut.

Olehnya, melalui program yang dilakukan mahasiswa KKN dengan memanfaatkan kelapa menjadi VCO merupakan bentuk sumbangsih pemikiran dan transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat desa timbong.

“Kami selaku DPL tidak henti-hentinya memberikan arahan agar program yang dilaksanakan benar-benar berguna kepada masyarakat dan ini bukti dari peran Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai ikut andil  dalam pemberdayaan masyarakat,” tandasnya. (*)

Pos terkait