Beras Bansos Diperiksa Sebelum Disalurkan

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Kementerian Sosial meluncurkan program bantuan sosial dalam bentuk beras atau Bansos beras. Bantuan akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Indonesia tiga bulan berturut-turut yakni Agustus-Oktober 2020, tak terkecuali di Kabupaten Banggai. Sebelum bantuan beras didistribusikan kepada KPM,  terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kualitas dan kuantitas beras. Pemeriksaan beras dilakukan di gudang Bulog Kabupaten Banggai, Kamis (17/9/2020).  Pemeriksaan beras ini dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Banggai,

Penanggung jawab PT. DNR Galih Eko Wibowo sebagai pelaksana distribusi Bansos Beras, para transporter Beras Gerry Geovanne Supari, Deassy, Leny Clara, Kepala Gudang GBB. Keraton Luwuk Eli Suhaeli.

Kepala Perum Bulog Kabupaten Banggai Laode Suleman mengutarakan bahwa beras medium untuk KPM PKH yang akan disalurkan sesuai rencana penyaluran yang akan disusun secara bersama-sama oleh pihak terkait.

“Jumlah kuantum Banggai 15.113 KPM akan disalurkan 680 ton beras dan akan disalurkan dua tahap. Tahap pertama 453 ton untuk bulan Agustus-September dan tahap dua 226 ton untuk bulan Oktober dengan total 45 kilogram. Kualitas medium itu adalah beras yang mengandung butiran-butiran patah maksimal 20 persen,” kata Laode Suleman.

Sementara itu Koordinator PKH Banggai Hartono Sahabo mengatakan beras kualitas medium ini sudah dilakukan tester sehingga benar-benar telah dirasakan kualitasnya memang layak untuk dikonsumsi oleh KPM. Saat ini juga tambah Hartono Sahabo bahwa SDM PKH Banggai yang tersebar di 23 kecamatan sedang mempermantap koordinasi di lapangan guna untuk memaksimalkan penyaluran.

“Terkait jadwal dan tanggal pelaksanaan akan diinformasikan kembali kepada SDM PKH setelah semua stakeholder terakomodir dengan baik,” kata Hartono sahabo. NAL*

Pos terkait