Belum Divaksin, 7 Murid SD Unjulan Ikuti Ujian di Ruang Tersendiri

  • Whatsapp
Murid-murid kelas 6 SDN Unjulan sedang mengikuti ujian akhir sekolah (UAS). FOTO ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Sebanyak 48 murid kelas 6 SDN Unjulan, Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara mulai mengikuti ujian akhir sekolah (UAS) tahun pelajaran 2021/2022, pada Senin (17/5/2022) kemarin. Dari 48 murid kelas 6 itu, terdapat 7 peserta didik yang belum melakukan Vaksinasi Covid-19.

Olehnya, pihak sekolah memberikan ruangan tersendiri bagi murid-murid kelas 6 yang belum di Vaksinasi saat mengikuti ujian akhir sekolah.

Bacaan Lainnya

“Kami telah melaksanakan ujian akhir sekolah bagi murid kelas 6. Ada 48 murid kelas 6, semuanya ikut ujian. Murid-murid yang ikut ujian dibagi dalam 4 ruangan, yang 1 ruangan untuk 7 orang yang belum divaksin,” kata Kepala SDN Unjulan, Suhaena Djauni kepada Banggai Raya.

Menurut dia, pada Desember 2021 lalu, pemerintah telah menyerukan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi tersebut bertujuan agar segera terjadi pemulihan pembelajaran dengan dilaksanakan pembelajaran tatap muka secara langsung.

Memang kata dia, vaksinasi tidak menjadi syarat untuk murid-murid ikut ujian, tetapi vaksinasi mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik di sekolah.

“Vaksinasi anak-anak adalah bagian dari pemenuhan hak kesehatan anak. Pemerintah berupaya meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak, agar anak-anak terhindar dari Virus Corona baik sekolah maupun di lingkungan rumahnya,” tutur Neng begitu panggilan akrabnya.

Supaya tidak ada diskriminasi pada murid yang belum vaksinasi untuk mengikuti ujian, sehingga pihak sekolah menyediakan ruangan ujian bagi mereka. Hal itu juga untuk mengantisipasi kondisi pasti terdampak pada mental atau psikologis murid-murid yang belum divaksin.

Program vaksinasi murid memang wajib didukung, demi kepentingan terbaik bagi anak. Tapi, SDN Unjulan tidak akan menghalangi anak-anak untuk mendapatkan hak atas pendidikan.

“Memang ada murid yang bisa divaksin, juga ada yang tidak bisa divaksin karena alasan medis atau tidak mendapatkan ijin orangtuanya. Maka, kami tetap memberikan ruang kepada semua murid kelas 6 untuk mengikuti ujian akhir sekolah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas

Pos terkait