Bea Cukai Musnahkan 151.162 Batang Rokok Ilegal

  • Whatsapp
KEGIATAN pemusnahan barang milik negara hasil penindakan KPPBC TMP C Luwuk, di halaman Kantor Bea Cukai Luwuk. FOTO: RUM LENGKAS

BANGGAI RAYA- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabeanan (TMP) C Luwuk memusnahkan barang milik negara (BMN) hasil penindakan Bea dan Cukai Luwuk, berupa 151.162 batang rokok ilegal dan 38 botol minuman mengandung etil alkohol, Rabu (13/10/2021), di halaman kantor tersebut.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Luwuk, Marlina dalam press conference menjelaskan, fungsi strategis di lingkungan Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang memilik tugas dan fungsi sebagai Revenue Collector, Community Protector, Trade Facilitator, dan Insdustrial Assistance.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, Bea Cukai bertugas untuk mengumpulkan penerimaan negara di bidang cukai untuk biaya pembangunan, belanja pegawai, serta kesejahteraan. Dirjen Bea Cukai ditargetkan oleh Negara untuk mengumpulkan penerimaan dari cukai senilai Rp173,78 Triliun sepanjang tahun 2021.

Realisasi penerimaan cukai di tahun 2020 senilai Rp176,3 Triliun melebih target yang ditetapkan APBN 2020 senilai Rp172,2 Triliun, atau sebesar 102,3 persen dari target.

Dalam pelaksanaan pemusnahan BMN hasil penindakan Bea Cukai Luwuk sebanyak 103 kali penindakan selama Juli 2019 sampai Agustus 2021, berupa 151.162 batang rokok ilegal, dan 38 botol atau setara dengan kurang lebih 57 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Barang-barang tersebut telah ditetapkan menjadi BMN dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan melalui KPKNL Palu untuk dimusnahkan.Barang tersebut dimusnahkan karena melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di Bidang Cukai. Perkiraan nilai barang sejumlah Rp93.788.000, dan potensi kerugian negara sejumlah Rp66.066.670.

Barang kena cukai (BKC) yang dimusnahkan ini berasal dari hasil penindakan yang dilakukan di seluruh wilayah pengawasan KPPBC TMP C Luwuk meliputi Kabupaten Banggai, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Banggai Laut.

Melalui kegiatan pemusnahan ini KPPBC TMP C Luwuk menunjukkan komitmen untuk membasmi peredaran BKC ilegal di seluruh wilayah kerja Bea Cukai Luwuk. Dengan adanya penindakan yang terus menerus dilakukan, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kegiatan ilegal semacam ini.

“Melalui kegiatan ini, KPPBC TMP C Luwuk juga ingin menunjukkan kepada pelaku peredaran BKC ilegal bahwa kita semua unsur pemerintah bekerjasama dan bersinergi memberantas peredaran BKC ilegal,” kata Marlina. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas

Pos terkait