BBM Langka, Pemda Banggai Bentuk Tim Pengawas

  • Whatsapp
RAPAT Pemda Banggai bersama pihak terkait membahas kelangkaan BBM. FOTO: RAHMAN ASNAWI

BANGGAI RAYA– Pemda Banggai menggelar rapat koordinasi (Rakor) kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di daerah ini, menyusul adanya saran dan rekomendasi dari DPRD setempat.

Rakor tersebut menghasilkan pembentukan Tim Pengawasan BBM, sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai atauran yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Rakor dipimpin Wakil Bupati Banggai, H. Furqanudin Masulili, Selasa (16/11/2021) di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai, dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Banggai, Samsul Bahri Mang, Kapolres Banggai, AKBP Yoga Priyahutama, Kajari Banggai, Dr.Masnur SH. M. Hum. MH,  Kapten Inf. Anjarang Pasi Log Kodim 1308/LB mewakili Dandim 1308/LB, Danposal Luwuk, Letda Laut Yusuf Wibowo serta para pimpinan OPD di lingkup Kabupaten Banggai.

Wakil Bupati Banggai, H. Furqanudin Masulili dalam pertemuan tersebut mengatakan, semua yang berkepentingan dihadirkan dalam Rakor ini yang bertujuan untuk menyikapi masalahnya kelangkaan BBM.

“ Kami Pemkab Banggai menganggap sebenarnya bisa lebih mudah melakukan pengawasan, Dimana setiap SPBU pasti ada CCTV, Kalau memang stok aman dan cukup, maka tinggal dibuka CCTV, akan ketahuan di mana persoalannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Depot Pertamina Luwuk, Yasin Al Kusosi mengatakan,  sebenarnya untuk stock 4 hingga5 hari kedepan ada dan mencukupi. “Untuk stok kami jamin dapat memenuhi kebutuhan hingga lima hari kedepan,” ujarnya.

Sedangkan salah satu pemilik SPBU yang ada di Kota Luwuk,Naser Himran menambahkan, selagi stok BBM ada, pihaknya tetap akan akan mendistribusikan BBM kepada masyarakat.

“Kami tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat ketika stok mencukupi dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Kabag Perekonomian Setdakab Banggai, Hj. Rohdiana menjelaskan, pendistribusian BBM secara ilegal masih terjadi di depan mata. “Di depan mata saja bisa terjadi, kurang tahu lagi seperti apa yang terjadi di belakang,” ujarnya.

Kadis Perdagangan Kabupaten Banggai, Hasrin Karim menyebutkan, kelangkaan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini dikarenakan tidak ada pendistribusian dari Depot Pertamina. “Sehingga pada hari-hari lain, utamanya hari Senin terjadi kelangkaan yang mengakibatkan terjadinya antrean panjang kendaraan di SPBU,” paparnya. (*)

Penulis: Rahman Asnawi

Pos terkait