Baznas Banggai Bantu Biaya Kuliah Mahasiswa

  • Whatsapp
BAZNAS Banggai menyerahkan bantuan biaya kuliah untuk mahasiswa. FOTO: FB BAZNAS BANGGAI

BANGGAI RAYA- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangggai menyalurkan kembali dana zakat untuk membantu biaya kuliah mahasiswa melalui program Banggai Cerdas, Rabu (15/12/2021).

Penerima manfaat dari program kali ini adalah Rangga Mandala Putra Djalamang asal Desa Bonebakal, Kecamatan Lamala dan Muhammad Karim asal Mangkio Baru. Bantuan ini untuk membiayai KKN dan SPP mahasiswa yang tengah kuliah di kampus hijau Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai (UMLB).

Bacaan Lainnya

Informasi penyaluran dana zakat untuk membantu mahasiswa itu diperoleh melalui postingan akun facebook Baznas Banggai pada Rabu 15 Desember 2021.

Baznas berharap, semoga bantuan yang diberikan berkah dan bermanfaat bagi penerimanya. “Tak Luput kami ucapkan terima kasih kepada Muzaki yang sudah menyetor Zakat Infaq dan Sedekah Kepada  Kami,” tulis akun resmi facebook Baznas Banggai.

Dalam postingan tersebut, Baznas Banggai juga mengajak kepada seluruh kaum muslimin yang berada di Kota Luwuk untuk menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas Banggai. Caranya, bisa datang ke kantor Baznas yang terletak di Jalan Yos sudarso No. 01 Kec. Luwuk atau Perempatan Lampu Merah Karaton.

Selain datang ke kantor, kaum muslimin yang ingin menunaikan zakatnya bisa mentransfer ke rekening milik Baznas. Bank Sulteng 0040102000853, Bank Syariah Mandiri 7109427645, Bank Muamalat Zakat 8340003555, Bank Muamalat Infaq 8340003777, Web Baznasluwuk.com dan bisa juga hubungi kontak person 0852-1635-6773 dan 0858-1725-0385.

Dikonfirmasi Banggai Raya, Ketua Baznas Banggai, Hj. Netty Syarief, M.Pd., mengatakan, untuk mendapatkan bantuan beasiswa ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi calon penerima. Pertama, foto copy kartu keluarga dan KTP, surat keterangan tidak mampu (SKT), keterangan sebagai mahasiswa aktif, transkip nilai dan proposal.

Saat ini kata Hj. Netty, Baznas Banggai memprioritaskan untuk membantu mahasiswa yang tengah studi akhir. Tentunya penerima telah diasesmen atau survey lapangan terkait kelayakannya.

“Untuk besarannya kita melihat dari proposal dan nanti kita selesaikan dengan pihak kampus. Kemudian dari proposal yang masuk itu, kita prioritaskan untuk pembayaran yang mendesak,” tulis Hj. Netty via pesan WhatsApp. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait