Bawaslu Banggai Temukan Kendala Coklit

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banggai menemukan sejumlah kendala yang dihadapi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih {PPDP) dalam kegiatan coklit atau pencocokan dan penelitian data pemilih untuk Pilkada 2020.

Berbagai kendala itu terungkap dalam rapat kordinasi Bawaslu bersama Panwas kecamatan se Kabupaten Banggai, yang digelar pada Kamis dan Jumat (6-7/8/2020).

Rapat koordinasi itu menurut Ketua Bawaslu Banggai Bece And Junaid, Jumat kemarin, memang dimaksudkan untuk mengevaluasi kegiatan Coklit yang berjalan sejak 15 Juli dan berakhir pada 13 Agustus mendatang.

Dalam rapat bersama jajaran panwas kecamatan yang dilaksanakan secara virtual itu, sejumlah panwas melaporkan kendala dan permasalahan yang dijumpai di lapangan, sebab proses coklit oleh PPDP juga didampingi dan diawasi jajaran pengawas pemilu.

Menurut Bece, ada kendala alam karena hujan dan banjir, sehingga petugas tidak bisa masuk ke desa-desa terpencil, dan harus menunggu cuaca membaik.

Kendala lain, seperti saat dilakukan pencoklitan, pemilih tidak berada di tempat atau tidak bisa dijumpai, serta pemilih tidak bisa menunjukkan KTP El atau Kartu Keluarga. Bahkan kata dia, ada pemilih yang tidak mau di coklit dengan berbagai alasan.

Berbagai kendala ini dievaluasi, agar dengan waktu yang masih tersisa beberapa hari ke depan, bisa proses coklit tetap bisa dilaksanakan. DAR

Pos terkait