Banggai Bersiap Antisipasi Covid-19

  • Whatsapp
BENTUK TIM GUGUS TUGAS

BANGGAI RAYA- Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona atau corona virus diseases 2019 (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Banggai melakukan langkah cepat dengan membentuk Tim Gugus Tugas. Tim Gugus Tugas yang dibentuk langsung oleh Bupati Banggai Herwin Yatim itu, dimaksudkan agar daerah yang berada di ujung timur Sulteng ini, siap mengantisipasi munculnya penyakit yang disebabkan virus corona.

Hari ini, Senin (16/3/2020), dijadwalkan Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 digelar di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai.

Bacaan Lainnya

Rapat Koordinasi ini melibatkan semua pihak mulai dari unsur Forkopimda, pimpinan perusahaan JOB-Tomori, PT DSLNG dan PT Panca Amara Utama, serta pimpinan OPD.

Pembentukan Tim Gugus ini mengikuti Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona.

Dalam Keppres itu disebutkan, menimbang bahwa penyebaran Covid-19 di dunia cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu, menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang lebih besar, serta berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, World Health Organization (WHO) telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020.

Keppres itu juga menyebutkan, dengan adanya penularan Covid-19 di Indonesia yang perlu diantisipasi dampaknya, maka perlu ada percepatan penanganan melalui langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Kabupaten Banggai yang terdiri dari 23 kecamatan, memang menjadi salah satu daerah dengan pintu masuk yang cukup banyak. Selain Bandara SA Amir, ada sejumlah pelabuhan yang langsung menghubungkan Kabupaten Banggai dengan provinsi lain, seperti Pelabuhan Pagimana yang terhubung dengan Gorontalo dan Pelabuhan Rakyat Luwuk yang terhubung dengan Taliabu di Maluku Utara atau bahkan Pelabuhan Luwuk dan Pelabuhan Tangkiang yang terhubung dengan sejumlah provinsi di Indonesia Barat, Tengah dan Timur. Ada juga pelabuhan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Banggai dengan kabupaten lain di Sulteng. Belum lagi akses darat di Balingara yang berbatasan dengan Touna dan Toilim Barat yang berbatasan dengan Morowali Utara.

Banyaknya akses transportasi yang menghubungkan Kabupaten Banggai dengan provinsi dan kota lain itu, membuat arus masuk keluar warga menjadi begitu mudah. Karenanya, pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda harus bersinergi melakukan langkah bersama demi mengantisipasi penyeberan Covid-19 ke wilayah Kabupaten Banggai. NAL