ANNIVERSARY 6 TAHUN BANGGAI RAYA

  • Whatsapp
LOGO HUT Banggai Raya ke-6 Tahun.
Tantangan Era Digital dan Badai Covid-19

Hari ini, Kamis (25/2/2021) koran Harian Banggai Raya genap berusia 6 tahun. Usia yang masih terbilang belia. Di umur yang masih sangat muda itu, koran cetak yang berada di bawah bendera PT Trimedia Banggai Raya (Kelompok usaha Trimedia/Mercusuar Palu), terus berusaha bertahan di tengah tantangan yang kian berat.

Sebagai media massa berbasis koran cetak harian, Banggai Raya lahir di tengah pertumbuhan era digitalisasi media yang tengah pesat. Berbagai media massa online terus bertumbuh, termasuk di Kabupaten Banggai sebagai basis usaha, redaksi dan pemasaran koran Banggai Raya. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri yang luar biasa dan harus dihadapi oleh media massa berbasis koran cetak.

Saat sebagian pembaca berita tengah beralih dari pembaca koran menjadi konsumen berita online, koran Banggai Raya justru berusaha masuk dan ‘menawarkan’ koran cetak, sebuah produk media yang oleh banyak kalangan dinilai sebagai media konvensional di tengah serbuan media digital.

Perlahan tapi pasti koran Banggai Raya tetap bisa menemukan ruangnya di hati pembaca yang sedang ‘dibujuk’ untuk beralih menjadi konsumen media digital.

Meski demikian, Banggai Raya tetap tidak bisa menafikan era digitalisasi yang kian berkembang, ditandai dengan mudahnya mengakses informasi media melalui smartphone. Banggai Raya tetap harus terbit sebagai koran cetak sesuai cita-cita awal Tri Putra Toana, selaku pendiri dan pemilik kelompok usaha Trimedia. Namun pertumbuhan media online juga harus bisa diikuti. Karenanya di tahun 2019, Banggai Raya membuat situs banggairaya.id dan sebagian berita-berita utama dan berita pendukung halaman dalam koran Banggai Raya diterbitkan dalam versi media online.

Baru saja koran Banggai Raya melakukan penyesuaian dengan menerbitkan banggairaya.id sebagai media online pendukung, tantangan baru muncul, yakni merebaknya penyakit yang disebabkan virus Corona atau Covid-19.

Covid-19 yang akhirnya mewabah di seluruh belahan dunia dan telah ditetapkan sebagai pandemi, benar-benar mengguncang berbagai sektor kehidupan sosial dan ekonomi, tak terkecuali bisnis media.

Tak hanya ruang gerak aktivitas jurnalis sebagai tulang punggung media massa yang terganggu karena adanya berbagai pembatasan sosial. Roda ekonomi perusahaan media juga goyang, karena berkurangnya pendapatan di masa pandemi Covid-19. Padahal media cetak masih harus menghadapi tantangan rutin yakni kenaikan harga bahan baku seperti kertas, plate dan tinta.

Karenanya, perjalanan media cetak Banggai Raya juga harus mengalami ragam penyesuaian, demi mempertahankan eksistensinya di tengah kondisi ekonomi yang sulit menyusul hantaman badai Covid-19, serta masih harus berhadapan dengan persaingan usaha sesama media, termasuk media online yang kian tumbuh subur.

Meski keadaan lagi sedang tidak baik-baik, namum koran Banggai Raya dan banggairaya.id tetap berusaha hadir di hadapan pembaca. Harapannya satu, yakni hadir demi memberi informasi yang aktual dan terpercaya kepada pembaca, sekaligus menjalankan fungsi kontrolnya atas berbagai hal yang terjadi di tengah masyarakat Sulteng umumnya dan Banggai Brother khususnya.

Terima kasih pula pada pembaca dan kolega serta mitra usaha yang setia bersama Banggai Raya sejak 2015 hingga 2021 ini.**

Pos terkait