Angka Stunting Banggai Diharap Turun ke 14 Persen

BANGGAI RAYA-Tahun 2024 ini angka stunting Kabupaten Banggai diharap bisa turun menjadi 14 persen.

Harapan itu disampaikan Bupati Banggai Amirudin pada kegiatan Rapat Kerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan PLKB serta Penguatan Kelembagaan Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2024, pada Selasa (16/1/2024).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Banggai dan bertempat di Gedung Graha Pemda Luwuk.

Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menyampaikan bahwa persoalan stunting bukan cuman persoalan kekurangan gizi saja, atau fasilitasnya yang kurang memadai.

BACA JUGA:  Dwi Sucipto Sampaikan Progress 4 PSN Migas, Investasi Capai Rp487 Triliun

“Tetapi yang terpenting juga adalah administrasinya. Oleh sebab itu, ini sangatlah penting dan bukan cuman persoalan meyelesaikan anak-anak kita yang kekurangan gizi di desa kita masing-masing,” tutur Bupati Banggai.

Menurut Amirudin, yang terpenting adalah bagaimana kita mencatat setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan, sehingga angka-angka ini kalau memang sudah tidak ada data stunting untuk segera dilaporkan.

“Stunting ini merupakan hal yang sangat ditargetkan oleh pemerintah baik itu nasional, provinsi maupun kabupaten, bahwa tahun 2045 itu ada generasi emas untuk bangsa Indonesia, generasi cegah stunting,” jelas Bupati Amirudin.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, DSLNG Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara

Lebih lanjut, Bupati Amirudin menegaskan bahwa Kabupaten Banggai dari tahun ke tahun angka stuntingnya terus menurun, bahkan pada tahun 2022 berdasarkan SSGI turun 1,7 persen, dan sekarang berada di kisaran 24 persen, dan tahun 2024 ini diharap bisa berada di 14%.

“Semoga target penurunan stunting di Kabupaten Banggai bisa kita capai sesuai dengan target nasional,” ucap Bupati Amirudin.

BACA JUGA:  Bupati Banggai Santuni 80 Anak Yatim Piatu di Kecamatan Moilong

Adapun peserta pada kegiatan ini yaitu seluruh Tim pendamping keluarga (TPK) se-Kab.Banggai, PLKB se-Kab.Banggai, Camat se-kab.banggai, dan 20 OPD terkait.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk membahas strategi dan langkah-langkah konkrit dalam mewujudkan penurunan stunting secara holistik.

Dengan menggelar rapat kerja ini, Pemkab Banggai menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Diharapkan, melalui implementasi strategis dan koordinasi yang baik, Kabupaten Banggai dapat menjadi percontohan dalam penanganan stunting di tingkat lokal.**

Pos terkait