Anggota Kokardik Luwuk Ikut Pelatihan Manajemen Koperasi di Palu

  • Whatsapp
ANGGOTA tetap Koperasi Karyawan Pendidik (Kokardik) Kecamatan Luwuk, Hj. Dena Lamato mengikuti Pelatihan Manajemen Perkoperasian oleh Kantor Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Tengah. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Kepala SDN Inpres Buon yang juga anggota aktif Koperasi Karyawan Pendidik (Kokardik) Kecamatan Luwuk, Hj. Dena Lamato mengikuti Pelatihan Manajemen Perkoperasian selama tiga hari, dimulai 30 November sampai 2 Desember 2021, di Aula Kantor Dinas Koperasi Provinsi Sulteng, di Jalan Kartini Palu.

Kepala SDN Inpres Buon, Hj. Dena Lamato kepada Banggai Raya, saat dikonfirmasi Selasa (30/11/2021) membenarkan hal tersebut.

Bacaan Lainnya

“Iya, saya ikut pelatihan manajemen perkoperasian di Palu. Saya mewakili Kokardik Luwuk yang berlokasi di Kelurahan Jole, karena saya adalah anggota aktif. Saya bersama ibu Ida Gogali dari Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai. Kegiatannya selama tiga hari,” kata Hj Dena Lamato.

Keikutsertaan dia mengikuti pelatihan manajemen perkoperasian di Palu, karena dinilai oleh Kantor Dinas Koperasi dan UKM Banggai sebagai anggota yang aktif. “Ditunjuk saya, mungkin dianggap salah satu anggota yang sangat aktif atas penilaian ibu Kadis koperasi,” cetusnya.

Ia berharap, supaya kantor Kokardik Luwuk yang berlokasi di Kelurahan Jole, supaya bisa aktif kembali. Kemudian Kokardik Luwuk bisa cepat melakukan rapat anggota tahunan (RAT).

Agar supaya pengurus Kokardik Luwuk yang sekarang ini bisa memberikan laporan selengkap-lengkapnya kepada semua anggota yang aktif tentang perkembangan anggota itu sendiri. “Mengenai keuangan simpan pinjam, dan aset yang dijadikan jaminan di Bank saat hutang piutang. Juga kredit macet anggota dan pengurus, serta pergantiaan pengurus yang sudah cukup lama dan tidak efektif dalam mengelola koperasi,” harapnya.

“Sehingga hal ini bisa jadi tolok ukur untuk pengurus baru ke depannya, dalam menjalankan koperasi lebih maju dan terpercaya, serta transparan dalam segala hal. Utamanya hak-hak anggota bisa kembali uangnya, termasuk anggota yang sudah pensiun dan meninggal dunia,” tandas Dena Lamato. (*)

Penulis: Rum Lengkas

Pos terkait