AMIK Luwuk Utus 2 Mahasiswa Ikuti Munas Permikomnas ke VII di Kaltim

  • Whatsapp
Direktur AMIK Luwuk, Heriyanto Sahidu bersama dua mahasiswa yang diutus untuk ikut Munas Permikomnas di Kaltim. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Luwuk Banggai mengutus dua mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas) ke VII di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dua mahasiswa yang dilepas Direktur AMIK Luwuk Banggai, Heriyanto Sahidu itu adalah Moh. Riko Fernanda dan Gian Afandi Panjo. Keduanya merupakan mahasiswa semester empat.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama AMIK Luwuk Banggai, Trisno Wibowo kepada Banggai Raya, Kamis (19/5/2022) mengatakan, kegiatan Munas ini akan berlangsung sekitar satu pekan. Dimulai dari tanggal 23 sampai 29 Mei 2022, bertempat di Universitas Mulawarman.

“Kegiatannya berlangsung di Universitas Mulawarman, Kota Samarinda, Kalimantan Timur sebgai tuan rumah,” ujar Trisno Wibowo.

Menurutnya, kegiatan akbar ini diikuti sedikitnya 253 perguruan tinggi informatika dan computer se Indonesia. Di mana dalam kegiatan ini juga dirangkaikan dengan lomba teknologi, seminat IT nasional, presentasi budaya dan kekhasannya daerah masing-masing. Kemudian dilanjutkan Kongres dan diskusi public.

Mengutus dua mahasiswa di Munas tersebut, AMIK berharap ini dapat menjadi motivasi dan pengalaman baru untuk mahasiswa agar dapat membentuk karakter dan kompetensi.

“Ini juga sebagai upaya direktur mendukung program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Apalagi dalam kegiatan ini juga ada lomba-lomba teknologi antar pergurian tinggi informatika se Indonesia baik negeri maupun suasta, sehingga Direktur memberikan target kepada perwailan agar bisa pulang dengan membawa prestasi,” terang Trisno Wibowo.

Selain lomba-lomba teknologi sambung Trisno Wibowo, dalam kegiatan akbar itu juga ada kegiatan promosi dan perkenalan budaya hingga ke khasan daerah masing masing. “Tentu mahasiswa punya tanggung jawab sosial untuk bisa ikut membawa nama daerah di kancah nasional,” tandasnya. (*)

Editor: Jajad Sudrajad

Pos terkait