AlTo Gelar Aksi Simpatik di Hari Maleo Sedunia

  • Whatsapp
YAYASAN AlTo saat menggelar aksi simpatik pada Hari Maleo Sedunia di Tugu Adipura. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Yayasan Aliansi Konservasi Tompotika (AlTo) menggelar Aksi Simpatik dalam rangka memperingati Hari Maleo Sedunia di Tugu Adipura Luwuk, Minggu (21/11/2021).

Dalam aksi ini, para Anggota Yayasan Alto membentangkan spanduk dan membagikan surat cinta yang berisi ‘Tolong Lindungi Kami dan Rumah Kami: Maleo dan Hutan’. Kemudian, aksi juga membagikan stiker save the maleo jangan ambil atau beli telurnya pada kampanye pelestarian maleo itu.

Bacaan Lainnya

Surat cinta itu ungkapan terima kasih dan syukur terhadap usaha Pelestarian Maleo yang dilakukan berbagai pihak dengan berbagai cara, serta memberitahukan tentang UU No.5/1990 dan PP No.7/1999, dan perlindungan satwa liar berdasar Permen LHK No.106/2018.

Dalam surat tersebut, diketahui upaya pelestarian maleo dilakukan dengan kolaborasi berbagai pihak, yakni Alto, masyarakat Desa Taima, Kecamatan Bualemo dan masyarakat Desa Toweer Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 

Upaya pelestarian ini juga didukung oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah dan Pemda Banggai. Upaya pelestarian ini tidak lepas dari dukungan Maleo Lovers di seluruh penjuru dunia, yang memastikan maleo bisa hidup bebas di alam liar, aman dalam perjalanan menuju habitat di hutan Libuun dan Kaumosongi.

Upaya ini membawa kabar baik yang menenangkan. Populasi maleo meningkat empat kali lipat. Tak hanya itu, Desa Taima pun diklaim sebagai sarang alami terbaik di dunia.

Tentu hal ini tidak lepas dari kerja-kerja Alto, dan pihak lainnya. Kepedulian yang berusaha menjaga Maleo aman di alam liar, bebas berkembang di habitat alaminya.

Seruan menjaga maleo dalam surat tersebut juga ajakan yang mengajak semuanya turut berempati dan menjaga populasi satwa endemik yang ada hanya di Sulawesi. (*)

Penulis: Frangky Bano

Pos terkait