Aleg Dorong Pemkab Banggai Tingkatkan Sumber PAD

  • Whatsapp
Irwanto Kulap

BANGGAI RAYA – Anggota legislatif dari Komisi III DPRD Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan restibusi, sebagai upaya meningkatkan perekonimian daerah ini kedepannya.

Hal itu dikatakan Irwanto Kulap menanggapi amanat Mendagri Tito Karnavian ke daerah ini akhir pekan lalu yang meminta Pemkab Banggai memulihkan sektor perekonomian. .

Bacaan Lainnya

Irwanto menjelaskan, saat ini PAD khusus dari sektor pajak dan restibusi ditargetkan sebesar Rp230 miliar. Sektor tersebut berasal dari Pajak Galian C dan Pajaka Penerangan Jalan (PPJ) yang nilainya setiapa tahun targetnya terlampaui.

Olehnya kata dia, pihaknya selaku legislatif meminta pada tahun anggaran berikutnya, target PAD dari kedua sektor tersebut ditingkatkan menjadi Rp 250 miliar.

“Peningkatan target itu kami nilai sangat layak karena kedua sektor itu yakni pajak galian C dan pajak penerangan jalan serta restribusi setiap tahunnya targetnya terlampaui,” ujar Sekretaris Fraksi Golkar ini, Senin (27/9/2021).

Dia meminta, kedepannya yang harus dilakukan pemerintah kabupaten agar sumber-sumber PAD dapat ditingkatkan, yakni memperbaiki regulasi, mencari potensi baru dan meningkatkan potensi yang ada serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mengelola sumber-sumber PAD di daerah ini.

“ Ini semua harus saling mendukung dan bersinergi,agar sumber-sumber PAD kita terus meningkat yang muaranya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini dengan sendirinya terwujud,” katanya.

Dia mencontohkan, terkait dengan regulasi Pemkab Banggai harus merevisi perda-perda yang sudah tidak sesuai dengan kondisi terkini. Selain itu menambah potensi dan menambah kualitas SDM.

“Semua ini harus dilakukan sesuai dengan perkembangan terkini, sehingga target PAD dari sumber-sumber yang ada dapat ditingkatkan dan juga menambah potensi PAD yang baru,” beberanya.

Dia berharap, dengan meningkatknya PAD kedepannya daerah ini bisa lebih fokus pada pembangunan dan meningkatan kesejahteraan masyarakat serta dapat mempercepat pemulihan sektor perekonomian pasca pendemi Covid-19 nantinya.

“Pemulihan ekonomi pasca Covid-19 nantinya sangat diperlukan, agar daerah ini bisa setara dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia dan lebih maju dari sejumlah daerah di Sulteng,” tandasnya. (*)

Penulis: Rahman Asnawi

Pos terkait